GMIM Diminta Ikut Dukung Program Polda Sulut
"Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi dari masyarakat dan seluruh jemaat."
Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masyarakat termasuk warga gereja punya peran serta dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. Dengan begitu peran aktif masyarakat sangat penting.
"Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi dari masyarakat dan seluruh jemaat. Kamtibmas yang aman dan kondusif, menjadi tanggungjawab kita bersama, ujar Kapolda Brigjen Pol Wilmar Marpaung.
Hal ini disampaikan Kapolda Sulut Brigjen Wilmar Marpaung, saat memberikan penyuluhan kamtibmas di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Baitani, Watudambo, Kauditan, Minahasa Utara, Sabtu (5/3) pekan lalu.
Dikatakannya, saat ini permasalahan gangguan kamtibmas seperti pembunuhan, penganiayaan, miras dan mabuk, perkelahian antar kelompok menggunakan senjata tajam dan panah wayer, KDRT, curanmor, judi, korupsi dan aksi kejahatan lainnya masih sering terjadi.
"Kejahatan itu masih sering terjadi di daerah kita. Para Pendeta dan Pelayan Khusus serta seluruh jemaat untuk sebisa mungkin menghindari perbuatan tersebut," imbaunya.
Selain itu, Pendeta dan Pelayan khusus agat menghindari perbuatan yang melanggar hukum. Tunjukkan bahwa seluruh jemaat memegang teguh ajaran penuh cinta kasih yang menolak segala bentuk kejahatan, sehingga tercipta suasana yang nyaman dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya harap seluruh jemaat mendukung program Polda Sulut dan jajaran. Para Pendeta dan Pelayan Khusus juga diharapkan selalu memberikan sosialisasi dan imbauan pada jemaatnya. Sehingga tercipta rasa aman dan damai baik dalam kehidupan di lingkup keluarga, jemaat dan masyarakat, pungkas Kapolda.
Selain imbauan, dalam penyuluhan ini, Kapolda juga memaparkan program-program unggulan Polda Sulut dan jajaran. Seperti Brenti Jo Bagate, Patroli Rayon, Mapalus Kamtibmas, pembentukan Tim-tim Khusus dan lainnya.
Usai pemaparan oleh narasumber, dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Penyuluhan yang bertema "Pencegahan dan Penanggulangan Konflik Sosial dan Penyakit Masyarakat" ini diikuti perwakilan jemaat GMIM dari Manado, Minahasa Utara dan Bitung. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kapolda-sulut44444_20150714_211515.jpg)