Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kinerja Pala di Manado Jadi Sorotan

Kinerja Pala terus menjadi sorotan masyarakat, apalagi yang sudah terpilih dan melaksanakan tugas tidak maksimal.

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Balai pertemuan umum (BPU) kantor wali kota Bitung mendadak dipadati ratusan Kepala Lingkungan (Pala), Selasa (9/2). 

Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kinerja Pala terus menjadi sorotan masyarakat, apalagi yang sudah terpilih dan melaksanakan tugas tidak maksimal.

Akibatnya banyak pertanyaan muncul ke permukaan publik yang menanyakan proses seleksi beberapa waktu lalu yang menghasilkan sebagian Pala yang tidak dekat dengan masyarakat. Menyikapi hal ini Asisten I Pemerintah kota Manado Josua Pangkerego mengatakan, semua proses seleksi telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Terpilihnya 504 Kepala Lingkungan se Kota Manado sudah melalui proses dan mekanisme yang berlaku. Semua prosedur dari awal dan akhir kita terus nilai. Dan jika pada akhirnya timbul prokontra bagi saya itu hal yang wajar,"ujar Pangkerego kepada Tribun Manado, Kamis (3/3).

Ia juga berharap agar masyarakat memberikan kesempatan kepada para abdi Kota Manado ini untuk bekerja, dan mengenai kinerja mereka akan terus dievaluasi oleh Pemerintah Kota.

"Berikan dulu kesempatan kepada mereka untuk bekerja, kalau ada dugaan pelanggaran silahkan dilaporkan tapi yang wajar - wajar saja. Kami sebagai pihak yang bertangung jawab pada perekrutan Pala akan terus mengevaluasi kinerja mereka. Jika sudah dievaluasi kemudian ditemukan pelanggaran maka sangat fatal akibatnya, sudah jelas seperti aturan yang dibuat bahwa mereka akan diganti,"ungkap Pangkerego.

Sementara itu beberapa Pala terpilih memberikan dukungan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota dalam hal ini. Apalagi mereka menilai dengan aturan dan dorongan semacam ini akan meningkatkan kualitas serta kinerja Pala dilingkunganya masing - masing.

"Oh jelas kami mendukung, kalau ini manfaatnya untuk masyarakat kenapa tidak. Asalkan pelanggarannya yang bagaimana dulu,"ungkap Tonny Kapugu Pala Lingkungan satu Kelurahan Malalayang Satu Barat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Heidy Watulingas Pala Malalayang Dua Lingkungan VII, menurut dia aturan dan ketegasan Pemerintah akan memberikan dampak positif bagi lingkungan Kelurahan. Dimana belajar dari pengalaman sering terjadi kesalahan yang merugikan masyarakat.

"Kami mendukung, ini kan untuk kemajuan kita juga. Kita digaji berarti kita juga harus mengabdi, menunjukan bahwa kita adalah pelayan masyarakat,"jelas Heidy.

Sementara itu Jeny Kapahese, warga Kelurahan Tumumpa berharap agar Pala memiliki prinsip yang menguntungkan masyarakat. Dimana ia menilai selama ini Pemerintah Kota Manado terlalu banyak memberikan kelonggaran bagi mereka.

"Jangan sampai hanya manis di bibir saja, saya sebagai masyarakat berharap agar evaluasi ini benar - benar dilakukan. Bagi saya kepentingan masyarakat adalah nomor satu tidak boleh dikesampingkan,"pungkas Jeny.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved