Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Motor di Tombariri. 'Satu Korban Ususnya Terburai'
Kecelakaan maut terjadi di depan Gereja Adven Ranowangko Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, Selasa (02/02) pukul 13.00 wita.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jalan raya Manado - Amurang kembali meminta korban.
Kali ini kecelakaan maut terjadi di depan Gereja Adven Ranowangko Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa, Selasa (02/02) pukul 13.00 wita. Kendaraan beroda dua jenis Yamaha Jupiter Z dilindas truk kontainer bermuatan gula pasir 20 ton dari Kota Gorontalo menuju Kota Manado.
Menurut Kasat Lantas Polres Tomohon melalui Kanit Lantas Iptu Alfrets Wungkana peristiwa terjadi pukul 13.00 wita. Saat itu kendaraan tersebut satu arah, dan kendaraan motor beroda dua berada di depan truk kontainer dan tronton jenis hyno bernomor polisi L 9011 HX yang dikemudikan oleh Imanuel Enoch yang terdata sebagai warga Likupang.
"Kedua kendaraan tersebut mengarah ke Kota Manado dan berada di ruas jalan Ranowangko Kecamatan Tombariri jalur trans Sulawesi. Dari hasil penyelidikan sementara kendaraan mengalami rem blong dan menabrak kendaraan bermotor tersebut yang berada dekat dengan truk kontainer ini. Kendaraan kemungkinan tak bisa menahan beban saat menuruni tanjakan jalan tadi,"jelas Wungkana.
Akibat kecelakaan ini pengendara yang berboncengan ini harus kehilangan nyawa dilindas truk tersebut, sementara yang dibonceng mengalami patah kaki. Dari data yang didapatkan pengendara motor roda dua bernama Vani Sambur dan Aldo Patara sebagai pembonceng.
"Pengendara meninggal dunia dan ususnya terburai di jalan, sementara pembonceng mengalami patah kaki kanan serta ran rusak. Vani Sambur (41) dan Aldo Patara (18) merupakan warga Popareng kabupaten Minahasa Selatan,"ungkap Wungkana.
Sementara itu menurut Raymon saksi mata saat kejadian tersebut mereka kaget sebab peritiwa tersebut begitu saja langsung terjadi.
"Tadi baru pulang sekolah, dan sempat bercanda dengan teman - teman sekolah yang mau pulang ke Desa Senduk. Tiba tiba bunyi keras diatas jalan depan Gereja Adven, kendaraan tersebut terguling - guling membawa kendaraan bermotor tadi dan akhirnya berhenti didepan gereja tadi sebab nyangkut di pohon penghijau jalan,"ungkap Rey yang terdata sebagai siswa aktif SMA Negeri 1 Tombariri.
Ray yang ketakutan langsung memanggil sahabatnya bersama warga sekitar untuk menolong korban. Namun karena situasi sudah seperti itu ia merasa takut dan berharap polisi segera datang.
"Takut sebab motornya sudah seperti kerupuk kering, dan korban ususnya terburai di jalan. Melihat hal seperti itu saya pusing dan ingin muntah,"ungkap Ray.
Tak berselang lama kepolisian dari Polresta Tomohon langsung mengamankan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit Kandou Malalayang..
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kecelakaan-di-tombariri_20160301_203420.jpg)