Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Industri Perikanan Sulut Diperkirakan Meningkat

"Namun demikian, peningkatan pertumbuhan sektor industri tidak akan maksimal, karena tertahan oleh perlambatan industri pengolahan kelapa."

Penulis: | Editor: Fransiska_Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tidak diperpanjangnya peraturan moratorium oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi pendorong industri pengolahan ikan tumbuh meningkat pada triwulan mendatang.

"Namun demikian, peningkatan pertumbuhan sektor industri tidak akan maksimal, karena tertahan oleh perlambatan industri pengolahan kelapa akibat harga komoditas dunia yang masih beum membaik," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Peter Jacobs, Senin (29/2/2016).

Disisi konstruksi, kinerja sektor ini diperkirakan tumbuh lebih baik dibandingkan triwulan pertma pada tahun-tahun sebelumnya didorong oleh arahan presiden kepada lembaga dan instansi negara untuk mrlakukan optimilisasi realisasi anggaran sejak awal tahun.

Masih cukup maraknya investasi swasta juga enjadi salah satu faktor pendorong kinerja sektor konstruksi pada triwulan mendatang.

Sementara itu, sektor perdagangan diperkirakan tumbuh sedikit meningkat disebabkan oleh konsumsi yang membaik pada awal tahun yag didorong perayaan Imlek serta Cap Go Meh dan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Manado.

Dengan mempertimbangkan indikator perekonomian terkini, BI memperkirakan perekonomian Sulut pada triwulan I 2016 akan tumbuh pada kisaran 6,0-6,4 persn (yoy), atau mengalami akselerasi dibandingkan pertumbuhan ekonomi di triwulan IV 2015.

Akselerasi tersebut diperkirakan akan ditopang oleh industri pengolahan, masih tingginya pertumbuhan sektor konstruksi serta peningkatan terbatas sektor perdagangan. (Tribun Manado/Herviansyah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved