Dua Warga Kena DBD, Dinkes Mitra Minta Warga Tingkatkan Program 3M
Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas kesehatan (Dinkes) mengimbau warganya untuk mengintensifkan kegiatan bersih-berih.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Susanto Amisan
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sebagai langkah antisipasi pebularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang lagi mewabah, Pemerintah kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) melalui Dinas kesehatan (Dinkes) mengimbau warganya untuk mengintensifkan kegiatan bersih-berih di lingkungan rumah masing-masing dengan melakukan 3M.
Imbauan tersebut kata kepala Dinas Kesehatan Mitra, dr Rinny Tamuntuan, telah disampaikan secara langsung kepada masyarakat di sejumlah desa, termasuk juga dikoordinasikan dengan SKPD terkait dan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, sehingga tersampaikan secara luas kepada seluruh masyarakat.
“Kegiatan 3M yakini Menguras, Menutup dan Mengubur atau Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi jadi tempat berkembangbiak nyamuk Aedes Agypti sang penular DBD, sangat efektiv meminimalisir resiko terkena DBD, sebab dengan sendirinya nyamuk tak akan berkembang biak. Untuk itu kami imbau warga giat melakukan 3M” ujar Tamuntuan.
Tak cukup program 3M, langkah antisipatif lainnya kata Tamuntuan, antara lain dengan menaburkan bubuk larvasida atau abate pada wadah penampungan air yang sulit dibersihkan, juga bisa dengan menggunakan obat anti nyamuk atau kulambu pada tempat tidur atau bisa juga dengan menanam tanaman pengusir nyamuk.
Seperti diketahui, hingga Februari 2016, tercatat ada Dua warga Mitra terserang DBD. Hal ini tentu jadi perhatian Dinkes Mitra, supaya kasus serupa pada 2015 lalu, yang jumlahnya tercatat ada 16 kasus, tak terulang lagi. “Minimal angkanya ditekan, dan jika tahun lalu tak ada korban meninggal, tahun ini juga harus demikian,” harapnya.