Eman Tetap Optimis Tomohon Raih WTP
Hasil pemeriksaan pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Daerah di Sulut dinilai belum memuaskan.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Hasil pemeriksaan pendahuluan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Daerah di Sulut dinilai belum memuaskan.
Demikian disampaikan Auditor utama keuangan Negara VI Sjafruddin Mosi ketika menggelar pertemuan dengan Kepala Daerah se Sulut, Senin (22/2) sore.
Sebenarnya tahun ini, BPK lanjut dia akan mulai menerapkan audit untuk sistem akuntansi berbasis akrual menggantikan sistem basis kas. Namun, menyimak hasil pemeriksaan pendahuluan rasa sulit
"Bisa-bisa diclaimer tahun ini, tolong menjadi catatan. Tahun ini kami toleril, karena masih masa transisi (peralihan kepemimpinan), tahun depan akan menjadi pertimbangan, karena aturan mengatakan demikian," katanya.
Kendalanya hampir seluruh SKPD entitas pemeriksaan BPK belum menyajikan laporan keuangan basis Akrual
"Ternyata seluruh SKPD belum ada yang menyusun. laporan seharusnya sudah. Ternyata hasil pemeriksaan pendahuluan tidak melakukan apapun," keluhnya.
Kepada Kepala Daerah, Mosi menyampaikan untuk tegas terhadap kepala SKPD agar menyusun laporan keuangan sekarang juga.
"Ada baiknyaa SKPD menyusun sekarang daripada menyusun nanti, supaya ketahuan salahnya dari awal, sebagai pembelajaran. Kepala daerah harus paksakan jangan tahun depan," sebut Mosi.
Jika pimpinan SKPD tak sanggup, Mosi bahkan meminta kepala daerah mencopotnya "Bisa diganti pimpinan SKPDnya," katanya.
Setelah pertemuan ini, Mosi meminta Kepala Daerah menggelar rapat dengan Sekda dan Kepala Dinas Keuangan membahas perbaikan.
Usai rapat Jimmy Feidie Eman Wali Kota Tomohon langsung memanggil Sekda Arnold Poli. Ia terlihat memberikan arahan.
Eman ketika diwawancarai Tribun Manado mengungkapkan, setelah pertemuan ini akang mengambil langkah. Menurutnya ada beberapa langkah pertama sifatnya ditindaklanjuti, ada yang disesuaikan.
Targetnya tetap optimis meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Ri untuk ketigakalinya berturut-turut.
"Intinya Tomohon siap menindaklanjuti sistem akutansi berbasis aktual ini," kata Eman.
Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah Dolvin Karwur mengatakan, laporan untuk akuntansi basis akrual sebenarnya sudah disiapkan oleh Pemko Tomohon.
"Sedang diproses masih ada waktu," sebutnya.
Memang diakui ada kendala, semisal aset. Tidak segampang itu menurutnya untuk menelusuri aset yang begitu banyak. "Susah cari data," ujar dia.
Meski begitu, Ia tetap optimis laporan yang akan disajikan untuk audit BPK akan selesai dikerjakan.
"Sudah mau selesai kok," pungkasnya. (Tribun Manado/Ryo Noor)