Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lingkungan Tiga Gogagoman, Jadi Kampung KB

Lingkungan Tiga, Lorong Talaga Kelurahan Gogagoman menjadi pilihan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk dijadikan kampung Keluarga Berencana.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
NET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU -  Lingkungan Tiga, Lorong Talaga Kelurahan Gogagoman menjadi pilihan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk dijadikan kampung Keluarga Berencana (KB). Kampung yang dimaksud merupakan program dari Presiden Joko Widodo.

"Kita sudah rapatkan tadi untuk menindaklanjuti edaran mendagri ke kabupaten kota mengenai program Presiden Joko Widodo yakni kampung KB. Kampung KB yang dimaksud yaitu satu desa atau kelurahan yang betul-betul perlu menjadi kampung KB.
Dan setelah diambil data Lingkungan Tiga Kelurahan Gogagoman memenuhi syarat yang dimaksud," ujar Assisten Satu Narum Gilalom kepada Tribun Manado, Rabu (17/2/2016) di Kantor Wali Kota.

Kenapa dipilih Lorong Talaga Lingkungan Tiga Kelurahan Gogagoman, Nasrun mengatakan bahwa disana tingkat partisipasi Keluarga Berencana (KB) masih kurang, masih banyak warga yang belum berpendidikan, masih banyak yang belum mengurus KTP, dan masih banyak hal yang perlu dibenahi di lokasi tersebut.

"Kita melibatkan beberapa SKPD seperti Dinas PU, Dinas Sosial, Disperindagkop, Discapil, Dinas Pendidikan, Badan Narkotika, BP4K, DP4K, Dinas Perhubungan infokom disan, dan Dinkes. Jadi SKPD tadi terkait hal menyentuh kampung KB, misalnya Disperindag menggelar pasar murah, Dinas Pendidikan memberikan pendidikan gratis dan masih banyak lagi sesuai SKPD masing-masing," ujar Nasrun

Intinya kampung KB dikatakan Nasrun yaitu mendatangi dimana yang membutuhkan dan perlu disentuh. "Jadi kami tidak memilih kampung. Program ini kami laksanakan sesuai data di lapangan mana yang perlu disentuh pemerintah. Karena bukan hanya satu hari saat pencanangan melainkan berkelanjutan. Untuk Ketua Panitianya yaitu lurah yang bersangkutan," ujarnya.

Adapun pencanangan kampung KB ini rencananya akan dilaksanakan pada 24 Februari 2016 oleh Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMD,PP dan KB) Rafiqa Bora menambahkan bahwa kampung KB dibuat untuk bisa menekan lajunya pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kemudian dalam kepadatan penduduk ekonomi masyarakatnya masih di bawah.

"Setelah dicanangkan akan dipantau terus perkembangannya selain partisipasi masyarakat akan KB, juga infrastrukturnya," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved