Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lepas Jabatan, Sanny Parengkuan Tinggalkan Kenang-Kenangan di Tomohon

Penjabat Wali Kota Tomohon Sanny Parengkuan akan mengakhiri masa jabatannya di Kota Tomohon.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Fransiska_Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penjabat Wali Kota Tomohon Sanny Parengkuan akan mengakhiri masa jabatannya di Kota Tomohon.

Pejabat senior Provinsi Sulut itu mengaku bangga bisa berpartisipasi membangun kota Tomohon meski dalam waktu relatif singkat.

Dilantik 9 Januari 2016 silam, Parengkuan mengakhiri masa jabatannya 17 Februari, tepat dihari pasangan Jimmy Eman-Syerly Sompotan dilantik atau 38 hari lamanya memimpin daerah berjuluk kota bunga.

Di hari terakhir tugasnya di Tomohon, Sanny terlihat sedang membereskan ruangan yang ditempatinya.

"Setelah ini saya kembali lagi ke Provinsi," sebutnya.

Di Provinsi Sulut, Sanny masih menjabat Asisten II Ekonomi dan Pembangunan, jabatan yang dirangkapnya bersama penjabat wali kota.

Selama bertugas di Tomohon, Sanny merasakan sendiri betapa besar potensi Tomohon, baik potensi pariwisata, pertanian holtikulutra, masyarakatnya yang religus. "Tomohon dikarunai alam yang indah," kata dia.

Belum lagi potensi pengembangan energi panas bumi yang dinilai sebagai energi bersih. "Tinggal bagaimana dikembangkan, yang penting didukung infrastruktur dan sumber daya manusianya," kata dia.

Di periode yang singkat ini, Sanny sempat diminta Gubernur menyelesaikan masalah semburan lumpur Tondangouw. Syukur katanya, fenomena alam itu sudah berhasil diatasi, kemudian ganti rugi lahan sementara dalam proses.

"Saya berharapa selepas ini, masyarakat bisa mendapatkan haknya," sebut dia.

Ia bersykur karena Pemerintahan kota Tomohon berjalan baik, kini tinggal menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada wali kota dan wakil wali kota terpilih.

Melepas jabatan wali kota, Sanny juga meninggalkan kenang-kenangan. Nama dan tandatangannya terukur di prasasti peresmian kantor dan rumah dinas wali kota. Meski sudah lama digunakan, kantor wali kota baru diresmikan di zaman Sanny.

Prasasti berwarna hitam itu bisa ditemui jika memasuki pintu depan kantor wali kota.

"Yang terpenting semasa saya menjabat kota Tomohon aman dan damai, pemerintahan berjalan baik. Itu yang penting," pungkasnya. (Tribun Manado/Ryo Noor)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved