Pilwako Tetap Digelar 17 Februari, Warga Tunggu Undangan Mencoblos
KPU Manado mengundang kepada para pemilik hak suara mendatangi TPS-TPS untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 17 Februari 2016.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jemaat menyimak dengan seksama ketika Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Eben Haezar, Hardi Rompas menyampaikan pengumuman dari KPU Manado tentang jadwal pemungutan suara Pilwako Susulan.
Baca: KPU Manado Nekat Laksanakan Tanpa Dana, Sunday : Kita Bayar Petugas Usai Pilwako
Dalam pengumuman yang dibacakan di hadapan jemaat pada Minggu (14/2) menjelang siang itu, KPU Manado mengundang kepada para pemilik hak suara mendatangi TPS-TPS untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada 17 Februari 2016.
Gereja lain pun menjadi tempat sosialisasi jadwal pemungutan suara Pilwako Manado susulan ini.
Juga masjid dan tempat ibadah lain, turut berperan serta dalam menyampaikan informasi pelaksanaan pesta demokrasi itu.
Dari sejumlah warga yang ditemui Tribun Manado, Minggu (14/2), mereka mengaku belum mendapat undangan untuk mencoblos.
"Sampai saat ini saya belum mendapat undangan terkait Pilwako Manado dari pemerintah, dalam hal ini Kepala Lingkungan," ujar Ebby Kodongan, warga Tanjung Batu, Wanea, Manado.
Sejauh ini, Ebby mengatahui kalau Pilwako akan digelar 17 Februari. Namun karena belum adanya undangan, menurutnya itubelum jelas juga.
"Kan beberapa hari sebelum seharusnya sudah, tapi siapa tahu besok (hari ini) undangannya ada. Semoga Pilwako berjalan lancar," harapnya.
Regina Yusi, warga Malalayang, Manado juga mengaku belum dapat undangan. Namun sepengetahuannya, Pilwako pasti digelar 17 Februari. "Belum dapat undangan. Setahu saya pasti 17 Februari ini," ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan Pilwako aman dan lancar. Di sisi lain dia berpesan agar KPU jangan tergesa-gesa dan memaksakan kehendak.
"Jika belum bisa 17 Februari ini, ya tunda saja. Jangan malah tergesa-gesa lalu tak maksimal. Mungkin kalau bisa geser Maret saja," ucapnya.
Warga Manado lainnya yang belum dapat undangan adalah David Pascoal, warga Kompleks Politeknik. David sendiri mengaku belum tahu pasti kapan pelaksanaan.
"Belum ada undangan. Katanya kan 17 Februari ini. Tapi belum pasti juga. Masih ngambang," ujarnya.
Warga lainnya, Aldy berpendapat, agar Pilwako diundur. Biar pelaksanaan matang. Jangan malah nanti menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Iya bisa jadi nanti bermasalah karena dikejar waktu lebih baik matangkan dulu semua, baru dilaksanakan. Yang penting aman dan lancar," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada_20150730_092723.jpg)