Kader Posyandu Mengaku Belum Terima Honor Dua Bulan
Kader Posyandu mengeluh karena belum menerima honor mereka selama dua bulan pada 2015 silam.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kader Posyandu mengeluh karena belum menerima honor mereka selama dua bulan pada 2015 silam.
Informasi yang dihimpun Tribun Manado menyebutkan, honor yang belum diberikan tersebut untuk Nopember dan Desember 2015. Kendati hanya digaji Rp 100 ribu per bulan. Namun jumlah tersebut sangat berarti bagi mereka. "Honor kami biasanya enam bulan sekali dibayarkan. Namun empat bulan dulu, dua bulan ditahan. Sisanya yang dua bulan, baru dibayarkan beberapa bulan kemudian," kata salah satu Kader Posyandu di Kecamatan Kotabunan ini, pada Kamis (11/2)
Hal tersebut sudah terjadi beberapa tahun terakhir hingga semester kedua pada 2015 silam. "Saya kuatir ini tanpa sepengetahuan pimpinan mereka. Sebab tidak mungkin anggaran tahun lalu ditahan dan dibayar tahun ini," tuturnya.
Dia pun kuatir tak akan mendapatkan gajinya tersebut. Padahal tiap bulan mereka bekerja dan melaporkan pelaksanaannya. "Ini pernah jadi masalah saat sosilasasi bersama kader Posyandu dengan pihak dinas beberapa waktu lalu. Ada kader Posyandu yang mempertanyakan ini. Maka terjadi saling bantah dengan staf dinas," bebernya.
Kepala Dinas Kesehatan Eko Marsidi menepis tudingan tersebut. Dia mengatakan pembayaran gaji kader posyandu dibayarkan setiap bulannya dan dilakukan usai para kader melakukan tugasnya. "Hanya satu bulan, berkasnya baru saja saya tandatangani. Jadi mereka kerja dulu baru bayar. Beda PNS yang terima gaji dulu baru bayar," terangnya.
Dalam waktu dekat akan dikeluarkan lagi Surat Keputusan terkait para kader Posyandu tersebut. "Kita menunggu Sangadi yang mengusulkan kembali nama-nama mereka," jelasnya.