Manado Menuju Smart City Harus One Way
Masyarakat yang tak setuju menyebut one way ini semakin memakan waktu dan uang.
Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Program One Way Traffic (OWT) di pusat Kota Manado hingga saat ini memang masih mengundang pro dan kontra, sejak diberlakukan Sabtu (6/2) lalu.
Masyarakat yang tak setuju menyebut one way ini semakin memakan waktu dan uang.
"Jalan jadi panjang, tentu memakan waktu. Juga uang karena bensin terkuras," ujar Robert, pengendara mobil, Senin (8/2).
Jika sudah seperti itu, kata dia, pemerintah seharusnya mengatur dengan baik jalan-jalan pintas. Seperti dari Samrat ke Boulevard atau Ahmad Yani ke Boulevard.
"Kalau saya lihat masih amburadul. Lorong mana yang bisa dimasuki dan tidak. Karena ada beberapa lorong yang aktivitas warga sampai memakan badan jalan," tuturnya.
Pantauan Tribun Manado, penumpukan kendaraan memang masih terjadi di zero poin. Tak pelak kemacetan pun tak bisa dihindari. Apalagi menumpuknya mobil mikro di tempat itu.
Kasatlantas Polresta Manado, Kompol Roy Tambajong saat dikonfirmasi mengatakan masih dalam rangka uji coba. Tentunya masih ada kajian-kajian untuk perbaikan. Yang jelas untuk menuju Smart City, di mana-mana sudah pasti jalur One Way Traffic.
"Lihat aja di kota besar apa masih ada two way ? Pastikan OWT semua. Mulai dari Surabaya, Bandung, Jakarta bahkan Jepang, Singapura, sampai Amerika sama toh. Makanya perlu dipoles dikit," ujarnya.
Kata dia, lihat saja nanti seminggu ke depan untuk dievaluasi. Karena ini semua tertumpu pada posisi angkot yg terlalu mendominasi di jalan. Sehingga terjadi penumpukan kendaraan di Zero Point.
"Semua pada mau mangkal di sana toh. Tapi untuk pengguna jalan sekitar 90 persen yang komen menyatakan setuju dengan OWT. Sepuluh persen dari sopir angkot dan praktisi," tuturnya.
Kompol Roy berujar moga-moga seminggu ini bisa dilihat pencapaiannya sampai sejauh mana. "Bukannya baru sehari langsung dinyatakan tambah macet, karena sebagian besar masyarakat ingin tahu tentang OWT sehingga dengan bingung-bingung membuat macet," pungkasnya. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jalur-searah-diberlakukan_20160206_091056.jpg)