Demi Target KUR, BRI Manado Gandeng Tokoh Agama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Manado bekerjasama dengan tokoh agama untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Penulis: | Editor: Fernando_Lumowa
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Manado bekerjasama dengan tokoh agama untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini dilakukan agar semakin luas penyaluran kredit tersebut ke semua lapisan masyarakat.
"Untuk penyaluran KUR kami juga menggandeng tokoh agama melalui perkumpulannya, sehingga semakin luas penyalurannya," ujar Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Josua Palti Hutapea, Senin (8/2/2016).
Hal ini diharapkan dengan melibatkan tokoh agama penyaluran KUR akan semakin lancar, begitu pula pengembaliannya, sehingga Noan Performing Loan (NPL) bisa terjaga dengan baik. Sebab tokoh agama akan memupuk keimanan, sehingga kewajiban untuk membayar pengembalian KUR akan semakin lancar.
BRI menggandeng tokoh agama dari GMIM, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta yang lainnya. Karena mereka memiliki binaan-binaan yang perlu dibantu permodalannya. "Untuk finansial kami yang akan memberikan kepada binaan," katanya.
Sejauh ini kerjasama yang dilakukan positif, sehingga semakin banyak penyaluran KUR kepada masyarakat, apalagi saat ini pemerintah telah menurunkan bunga kredit tersebut menjadi 9 persen. Hal ini dapat membantu usaha mikro dan kecil yang ingin berkembang, karena bunganya cukup kecil.
Untuk penyaluran KUR 2016 wilayah Manado ditargetkan Rp 2,5 triliun. Jumlah tersebut naik sekitar empat kali lipat dibandingkan dengan 2015. Jumlah tersebut akan disebar ke empat provinsi yang merupakan wilayah kerja, antara lain. Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara. "Untuk Sulut targetnya sekitar Rp 900 miliar," katanya.
Sedangkan untuk penyaluran dilakukan diberbagai sektor antara lain pertanian, perikanan, industri, perdagangan dan jasa. "Kami berharap masyarakat memanfaatkan KUR untuk meningkatkan usahanya," ungkapnya.