Heboh 300 Password Dijebol Hacker! Ini Cara Agar password Kamu Tidak Diretas
Seorang mantan tenaga administrasi pada Senin lalu mengaku bahwa dia berhasil meretas password dari 300 pemilik akun SingPass.
Penulis: Liza_Sambur | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Password yang lemah, menggunakan password yang sama untuk situs-situ yang berbeda dan kebiasaan menjelajah yang tidak aman, menurut ahli keamanan dunia maya, hal-hal tersebut membuat orang Singapura menjadi target kejahatan dunia maya yang menyasar pencurian data pribadi.
Seorang mantan tenaga administrasi pada Senin lalu mengaku bahwa dia berhasil meretas password dari 300 pemilik akun SingPass (akun online untuk mengakses layanan online milik pemerintah Singapur). 300 password tersebut dijual ke sindikat di Cina yang menangani pembuatan visa Singapura.
James Sim Guan Liang (39) sebelumnya telah mencoba ribuan kali sebelum sadar bahwa kebanyakan orang menggunakan NRIC (National Registration Identity Card) mereka sebagai SingPass password . Padahal NRIC tersebut digunakan sebagai username.
Serangan tersebut terwujud karena meraka menggunakan kata yang berhubungan dengan informasi pribadi yang sering dibagikan melalui media sosial.
"Seringkali, jawaban untuk pertanyaan keamanan yang dibutuhkan untuk me-reset password dapat dengan mudah didapat dari data pribadi pemilik akun." lanjut Vicky Ray, seorang analis ancaman intelejen yang bekerja untuk Palo Alto Networ, perusahaan yang khusus menangani keaman jaringan dunia maya.
"Jawaban untuk pertanyaan seperti: Di mana anda bersekolah? Informasi tersebut bisa dengna mudah didapat dari LinkedIn atau Facebook." "Itu baru satu contoh dari banyak cara yang digunakan oleh hacker.
Atau menggunakan kata-kata yang masuk daftar password paling buruk sedunia yang dipublikasikan minggu lalu oleh SplashData, sebuah perusahaan manajemen password yang menganalisa lebih dari 20 juta password di dunia yang sempat bocor setahn terakhir ini. (asia one)