Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Batas Pemasukan Lagu Festival P/KB GMIM Diperpanjang

"Lagu-lagu tersebut akan melalui tahapan lokakarya, sayembara dan workshop yang akan dilaksanakan di Rayon Bitung pada awal Maret 2016."

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Fransiska_Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM memperpanjang batas waktu pemasukan lagu-lagu paduan suara Perayaan HUT ke-54 P/KB GMIM. Sesuai keputusan sebelumnya, batas waktu pada 31 Januari.

Namun, atas permintaan sejumlah pakar, praktisi musik gerejawi dan pemerhati kesenian GMIM agar menambah waktu, dalam rapat awal tahun Komisi P/KB GMIM di Kolongan Mapanget belum lama ini diputuskan, batas waktu pemasukan lagu-lagu sampai 22 Februari 2016.

Menurut Ketua Komisi P/KB GMIM Pnt Stefanus Liow melalui Korbid Minat Bakat Pnt Maurits Mantiri, lagu-lagu yang dimasukkan nanti ciptaan baru atau lagu lama yang masuk kumpulan lagu festival paduan suara tahun-tahun sebelumnya.

"Lagu-lagu tersebut akan melalui tahapan lokakarya, sayembara dan workshop yang akan dilaksanakan di Rayon Bitung pada awal Maret 2016 nanti," jelas Mantiri, Jumat (29/1).

Rangkaian tahapan itu digelar dengan tujuan agar lagu-lagu yang dilombakan benar-benar melalui kajian teologis dan mengandung nilai-nilai gerejawi. "Lagu akan dibedah oleh para pakar, bisa saja dikoreksi dan nantinya akan menjadi hak Komisi P/KB GMIM," kata Mantiri.

Seperti diketahui, mengacu Pola Baku Festival Senin P/KB GMIM, lagu-lagu yang dilombakan dalam festival mulai tahun ini harus merupakan lagu ciptaan warga GMIM.

"Kami sangat mengharapkan diantaranya ada Hymne P/KB GMIM, Mars Panji Yosua dan lagu bertema lingkungan hidup," ujar Mantiri yang terpilih sebagai Wakil Wali Kota Bitung berpasangan dengan Max Lomban.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved