Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tiga Tahun, Rencana Pelebararan Jalan Tomohon-Manado tak Jelas

Jalan tersebut kemungkinan baru bisa terealisasi di tahun 2017. Itu pun dengan catatan catatan pembebasan tanah sudah beres di 2016.

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Bus penumpang jurusan Manado-Tondano mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan alternatif Tinoor Tomohon, Senin (16/11/2015) sekitar pukul 9:15 Wita. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Rencana Pembangunan jalan Manado-Tomohon akan tertunda.

Bart Senduk, Anggota DPRD Sulut asal Kota Tomohon mengatakan, jalan tersebut kemungkinan baru bisa terealisasi di tahun 2017. Itu pun dengan catatan catatan pembebasan tanah sudah beres di 2016.

Kata Legislator PKPI itu, ada rencana mengubah ruas jalur yang baru melintas di wilayah Lota Minahasa.

Ruas tersebut dinilai lebih singkat, dan relatif aman ketimbang ruas jalan melintas Kinilow-Tinoor yang ada sekarang rawan longsor. Namun jalan yang ada sekarang tetap akan dipertahankan namun tak lagi diperlebar.

Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut sudah menyepakati anggaran Rp 5 miliar ditata di APBD 2016 untuk pembebasan lahan untuk pelebaran.

Sebenarnya memang ada rencana akan ditanggulangi bersama Pemerintah Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa dan Pemprov Sulut karena jalan Manado-Tomohon melintas di Minahasa dan Tomohon.

"Kita belum tahu kalau pemda Minahasa dan Tomohon juga menganggarkan. Tapi pemprov sudah siapkan dananya," kata Bart.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tomohon Youddy Moningka mengungkapkan, tahun 2016 ini, Pemko Tomohon tidak menata anggaran pembebasan lahan pelebaran jalan Manado-Tomohon di APBD.

Hal itu karena tidak ada kepastian untuk realisi rencana tersebut. Padahal sudah dianggarkan dana Rp 2 miliar, selama tiga tahun berturut.

"Sudah tiga tahun terakhir kita tata di APBD tapi tidak digunakan, tidak ada kepastian untuk mengeksekusi rencana pelebaran jalan tersebut," sebutnya.

"Tahun ini setahu saya tidak dianggarkan, belum ada pembahasan mengenai itu," sebutnya.

Padahal proyek tersebut sudah mendesak, mengingat strategisnya jalan Manado-Tomohon yang sudah butuh pelebaran karena padatnya kendaraan yang melintas.

Jika memang sudah ada kepastian untuk pembebasan lahan, DPRD kata Youddy akan mendukung Pemko Tomohon menata anggaran di APBD Perubahan 2016. "Alternatifnya tinggal APBD Perubahan," ungkapnya. (tribun manado/ryo noor)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved