Ketika Mantan Pacar Menjadi Kejam dan Menakutkan! Re Luka Parah Dibenturkan ke Tembok
Terlihat kepalanya luka dan mengeluarkan darah. Saat masuk Re terlihat pusing sehingga dibopong ibunya,Rambutnya pun tampak acak-acakan
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TRIBUN - Re (15), warga Kelurahan Molas, bersama ibunya melapor kasus penganiayaan ke Mapolresta Manado, Minggu, (24/01).
Saat masuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), tampak terlihat kepalanya luka dan mengeluarkan darah. Saat masuk ia terlihat pusing sehingga dibopong ibunya. Rambutnya pun tampak acak-acakan.
Kepada Tribun Manado ia mengatakan, bahwa ia baru saja dipukuli mantan pacarnya yakni SK (18). Menurutnya, kejadian bermula saat ia dipanggil SK pukul 16:00 Wita "Saya dipanggil pergi ke rumahnya untuk ngobrol," kata Re.
Rumah SK yang tak jauh dari rumahnya, membuat korban mengiakan ajakan SK. Setiba di rumah SK, keduanya terjadi adu mulut, SK merasa cemburu karena mengetahui korban dekat dengan pria lain.
"Tiba-tiba dia menampar saya lalu menarik rambut saya dan membenturkan wajah dan kepala saya di dinding rumah," katanya.
Saat itu keluarga SK pun sempat melerai namun tak bisa menghentikan SK yang sudah naik pitam. "Kakak dia (SK) kemudian pergi ke rumah dan panggil ibu saya untuk melihat keadaan saya," jelasnya.
Ibunya pun langsung berlari menuju rumah SK dan menghentikan aksi SK. "Habis itu saya dan ibu saya langsung ke Polres untuk melapor," ujarnya yang saat itu langsung menuju RS untuk lakukan visum.
Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi mengatakan, saat mengetahui kejadian tersebut anggota Polsek terdekat langsung menuju rumah SK. "Laporan sudah kami terima di Polresta, pelaku akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tandasnya. (*)