Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gereja Dihancurkan Secara Brutal, Menolak Pindah Agama Dibunuh! “Ini Upaya Membasmi Kami”

Para biarawan di sana diharuskan pindah agama namun mereka menolak, dan sekitar 150 orang dibunuh.

Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
net
Ilustrasi Gereja 

TRIBUNMANADO.CO.ID, IRAK – Sejarah penting yang ada di Kota Mosul Irak dihancurkan secara brutal oleh pasukan ISIS.

Sebuah biara Santo Elijah, gereja berusia 1.400 tahun, yang berdiri di sebuah perbukitan Mosul Irak dikabarkan rata tanah setelah ISIS meluluhtantakkan kota tersebut.

gereja

AP-Biara Santo Elijah berdiri di sebuah perbukitan di kota Mosul selama 1.400 tahun.

gereja 2

Biara Santo Elijah dalam gambar satelit tahun 2011.

gereja 3

Biara Santo Elijah dalam gambar satelit tahun 2014, setelah dihancurkan.

Kantor Berita AP menyebut, biara itu dihancurkan akhir tahun 2014, tak lama setelah ISIS merebut kota di Irak Utara.
“Sejarah Kristen telah dihancurkan secara brutal,” tutur seorang Imam Katolik.

“Kami melihat ini sebagai upaya untuk mengusir kami dari Irak, membasmi dan mengakhiri keberadaan kami di tanah ini," tutur Pastor Paul Thabit Habib, yang kini tinggal di Irbil, yang dikuasai Kurdi.

ISIS menjadikan umat Kristen di Irak dan Suriah sebagai sasaran, dengan menyita harta bendanya dan memaksa untuk pindah memeluk agama Islam serta membayar pajak khusus atau diusir ke luar.

Kelompok militan itu juga menghancurkan beberapa biara dan gereja, termasuk situs-situs pra-Islam, antara lain Nimrud, Hatra, dan Nineveh di Irak serta Palmyra di Suriah.

Biara Santo Elijah atau Deir Mar Elia diyakini dibangun oleh para pendeta Assyria pada abad ke-6 dan belakangan digunakan oleh sebuah ordo Katolik, Chaldean.

Tahun 1743, pasukan Persia memberi ultimatum kepada para biarawan di sana pindah agama menjadi Islam namun mereka menolak dan sekitar 150 orang dibunuh. (BBC/AP)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved