Sulut Waspada Bencana
Talud Jebol, 10 Rumah di Taas Terendam Banjir
Hujan deras yang melanda Kota Manado mulai dari Rabu malam membuat talud penahan air di Kelurahan Taas Lingkungan satu ambruk.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hujan deras yang melanda Kota Manado mulai dari Rabu malam membuat talud penahan air di Kelurahan Taas Lingkungan satu ambruk dan menutupi saluran air, Kamis (21/01). Hal ini pun menyebabkan banjir setinggi 100 centimeter dan merendam 10 rumah yang berada di Lingkungan 1 ini.
"Jadi peristiwa ini terjadi pukul 13.00 tadi. Hujan yang turun seakan tidak mau berhenti lagi, bahkan akibat banjir ini 12 kepala keluarga dengan 38 jiwa terancam keberadaannya,"ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BNPBD Kota Manado, Jenny Bangonang.
Menurut dia korban banjir akan diungsikan ke tempat yang lebih aman, bekerja sama dengan pihak Kelurahan.
"Kami akan menyalurkan bantuan, kerjasama dengan Dinas Sosial. Namanya juga bencana kapan saja bisa terjadi, jadi kami harus siap 24 jam,"ungkap Jenny.
Menurut dia masih ada beberapa titik banjir dan longsor di Kota Manado yang sementara diawasi. Apalagi hujan yang turun masih akan memicu kejadian yang sama. Mereka pun terus menunggu laporan masyarakat dan memantau lokasi yang bahaya bencana.
"Tadi pagi sudah dibuka dengan kejadian longsor di Batu Kota yang memakan satu korban jiwa, kemudian disusul dengan banjir di beberapa tempat,"jelas Jenny.
Menurut dia sampai saat ini sudah tercatat jumlah lokasi banjir dan tanah longsor, dan masih menunggu laporan masuk lagi.
"Tanah longsor di Batu Kota, Pakowa dan Citraland. Banjir di Taas, Sario Kota Baru, Stadion Klabat, dan Tikala. Pohon tumbang di Fakultas Peternakan Unsrat, dan Jalan Pomorow. Sementara itu yang tercatat,"jelas Jenny.
Ia juga menghimbau agar masyarakat yang berada di daerah DAS Tondano dan Daerah Paal Dua serta Teling Tingkulu waspada terhadap tingkat curah hujan yang tinggi.
"Saya meneruskan imbauan Pak Kaban BPBD Maxmilian Tatahede, beliau meminta agar masyarakat terus waspada dan jangan tidur pulas. Jika memang merasa terancam dengan situasi saat ini segera mengungsikan diri ke rumah kerabat yang lebih aman,"jelas Jenny mengakhiri kalimat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/taas-banjir_20160121_191925.jpg)