Ada Orang Yang Sengaja Menyebar Teror dengan "Bom Kardus"
Saat itu seorang pengendara sepeda motor sedang melintas lalu menjatuhkan sebuah kardus terbungkus rapi
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Suasana di Jalan Yos Sudarso Lingkungan VI Kelurahan Kairagi Weru Kecamatan Paal Dua Kota Manado Provinsi Utara (Sulut) tepatnya di depan Perumahan Wenang Permai, Senin (18/1) sekitar pukul 07.30 Wita tiba-tiba mencekam.
Menurut penuturan warga sekitar, saat itu seorang pengendara sepeda motor sedang melintas lalu menjatuhkan sebuah kotak dus terbungkus rapi.
Pengendara tersebut sempat melihat kotak tersebut jatuh, tapi tak dihiraukannya kemudian melanjutkan perjalanannya.
Warga sekitar pun menduga kotak tersebut berisi bom.
"Saat itu kami lihat jatuh dari motor tapi pengendara motor itu tak ambil kembali. Kami hampir buka sendiri, tapi ditegur orang, jangan sampai itu bom," ujar Suparto (41), seorang Satpam Wenang Permai.
"Kami pun memindahkannya ke tepi jalan, saat ingin dibuka benda itu sangat mencurigakan, jadi membatalkannya," beber Suparto lagi.
Kapolsek Tikala Iptu Johanis Pagaya saat dikonfirmasi di tempat kejadian perkara (TKP), menyesalkan warga sekitar tak melihat pelat nomor pengendara itu.
"Kami tanyakan kepada sumber (warga) tak mendeteksi nomor polisi dan jenis kendaraan sehingga menyulitkan kami dalam hal pengembangan," ujar Kapolsek Tikala Iptu Johanis Pagaya.
Pihaknya tak ingin mengambil risiko dan berkoordinasi dengan Tim Jihandak Gegana Brimobda Sulut yang langsung meluncur ke TKP.
Ruas jalan tersebut langsung diamankan sehingga terjadi kemacetan panjang di kedua arah itu.
Sekitar pukul 10.00 Wita, seorang personel Jihandak berjubah anti-ledakan berwarna hijau berhasil mengevakuasi benda diduga bom itu lalu membawanya untuk diselidiki.
Beberapa petugas lainnya bersenjata lengkap berpencar mencegah warga agar tidak mendekat. Dengan membawa tongkat sepanjang tiga meter, anggota yang berpakaian anti- ledakan itu mulai mengoyak kardus. Tak ada yang mencurigakan, ia pun langsung mengangkut kardus tersebut ke mobil Gegana. Usai diperiksa kardus tersebut hanya berisi kertas berupa daftar harga buku.
Sekitar pukul 14.00 Wita, Jihandak pun menyerahkan benda yang diduga bom itu ternyata berisi kertas-kertas ke Tim Identifikasi Polresta Manado.
"Kita tetap lakukan sesusai standar prosedur, jadi kami lakukan sesuai protap yang ada meksipun masyarakat main-main," tukas Johanis. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kardus_20150604_110929.jpg)