Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Saham Tribun Manado

Aksi Beli Investor Asing Membuat IHSG Berada di Zona Hijau

Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin ditutup melemah cukup signifikan.

Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Indeks di bursa saham Wall Street mengakhiri perdagangan kemarin ditutup melemah cukup signifikan, Dow Jones melemah 252 poin (-1,47%) pada level 16.907, S&P turun 27 poin (-1,32%) pada level 1.990, sementara Nasdaq ditutup melemah 55 poin (-1,13%) pada level 4.836.

Saham-saham Wall Street berakhir melemah terseret penurunan pada saham-saham energi seiring kembali melemahnya harga minyak dunia. Munculnya tanda-tanda masih berlanjutnya perlambatan ekonomi China juga turut menekan bursa AS mengingat Negara tersebut merupakan Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia.

Keberhasilan Korea Utara melakukan uji coba bom hidrogen turut memberikan sentiment negatif pada perdagangan kemarin. Dari Eropa, bursa saham mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup melemah cukup signifikan, DAX melemah 96 poin (-0,93%) pada level 10.214, sementara FTSE melemah 64 poin (-1,05%) pada level 6.073. Pelemahan pada bursa saham eropa merespon tanda-tanda masih perbaikan ekonomi dunia yang masih akan menghadapi tantangan yang cukup berat, serta berlanjutnya pelemahan harga minyak dan beberapa komoditas dunia lainnya.

Indeks harga saham gabungan mengawali perdagangan kemarin langsung berada di teritori positif. Sentiment positif dari penguatan pada mayoritas bursa saham global langsung direspon oleh pelaku pasar. Meskipun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan(di tutup di level Rp13.943 per USD), Aksi beli oleh investor asing mampu membuat IHSG berada di zona hijau disepanjang perdagangan kemarin. IHSG akhirnya ditutup menguat cukup signifikan sebesar 51 poin (+1,12%) pada level 4.609.

Investor asing mencatatkan beli bersih (foreign net buy) sebesar 385M di pasar regular dan negosiasi. Sektor industri dasar dan barang konsumsi yang masing-masing mengalami penguatan sebesar 13 poin (+3,25%) dan 62 poin (+3,08%) menjadi penopang utama pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.

Seiring pelemahan pada bursa saham global dan nilai tukar rupiah terhadap USD, di tengah penguatan cukup signifikan pada IHSG yang disertai mulai derasnya arus dana asing ke bursa membuat IHSG berpotensi untuk bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. IHSG akan bergerak pada rentang support 4.570 dan resistance 4.655. Pergerakan keluar masuknya dana asing tetap menjadi salah satu poin penting yang harus diperhatikan, mengingat asing mendominasi pergerakan saham-saham di IHSG. Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain:

IHSG (4.609) Range: 4.570 –4.655 Support indeks berada pada level 4.570 kemudian 4.525 dengan resist di 4.655 dan4.695.

INTP (21.900) Rekomendasi: Spec BUY Target kenaikan harga pada level 22.475 kemudian 22.950 dengan support di 21.200 cut loss jika break 20.525.

TLKM (3.250) Rekomendasi: Sell On Strength Target harga 3.330, support 3.170.

JSMR (5.750) Rekomendasi: Sell On Strength Target harga 6.050, support 5.550.

(Disclaimer On)

Contact Person:
Cichi Pamona
PT. Indo Premier Securities
Jl. Laksda John Lie
Ruko Mega Mas Blok 2F2 No. 47
Telp : 0431-882-1733; Fax : 0431-882-1732
Mobile : 0811-432-0167 & 0888-453-1900
email : cichi.rahayu@ipc.co.id
website : www.ipotindonesia.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved