Ibadah Menyambut Natal DPD RI Sulut
Pdt Sumakul: Jadilah Anak-anak Terang
Kata Sumakul, Natal merupakan manifestasi kemahakuasaan Allah dalam kehidupan manusia.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Fernando_Lumowa
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jajaran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Sulut menggelar ibadah menyambut Natal Yesus Kristus, Selasa (22/12) di Rumah Aspirasi Rakyat DPD RI Sulut, Tikala.
Dua senator Sulut, Ir Marhany V Pua MA, Ir Stefanus BAN Liow hadir bersama pegawai sekretariat, staf ahli, staf khusus dan keluarga masing-masing. Termasuk tamu undangan dari organisasi keagamaan dan masyarakat.
Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr Henny WB Sumakul ThM menuntun umat dalam ibadah. Ia berkhotbah mengacu dua pembacaan dari Alkitab, Mazmur 27: 1-4 dan Lukas 2:8-14.
Kata Sumakul, Natal merupakan manifestasi kemahakuasaan Allah dalam kehidupan manusia. Lebih jauh, sebagaimana pesan firman, Natal membawa terang dan perubahan.
"Demikian pula bagi kita, secara khusus dua senator asal Sulut, kiranya mampu mengemban amanat, membawa aspirasi warga Sulut ke pemerintah pusat," ujarnya.
Menurutnya, kehidupan bangsa dewasa ini begitu kompleks. Paling menonjol kemiskinan, ketidak-adilan, perubahan iklim dan penegakkan hukum.
"Itu juga terjadi di Sulut. Kiranya kita bisa menghadapinya bersama. Mari berperan sesuai tugas fungsi masing-masing. Jadilah pembawa terang dan damai di mana kita dipercayakan Tuhan," harap Sumakul.
Marhany Pua, dalam sambutan Natal mengaku bersyukur. Untuk pertama kalinya, ia dan Stefanus Liow menyambut Natal sebagai anggota DPD RI. "Perbuatan Tuhan selalu indah pada waktu-Nya," ucapnya.
Natal bagi dia ialah statemen iman dan wujud kemahakuasaan Tuhan. Ia menyadari, tugas sebagai anggota DPD RI tak ringan. Ia berharap warga Sulut menyambut Natal penuh damai sejahtera.
"Benar apa kata Ketua Sinode GMIM, tantangan kita sangat kompleks. Bangsa ini terus bergumul dengan tekanan ekonomi, depresi, krisis sumber daya alam dan persoalan lainnya," kata Pua.
Sementara, Stefanus BAN Liow mengatakan, ibadah menyambut Natal ini mengawali masa reses terakhir DPD RI di tahun 2015. Menurut Liow, Natal harus mencerminkan damai sejahtera dan kerukunan.
"Sambut Natal dengan sederhana, jangan memaksakan diri. Jauhkan sifat konsumtif dan pesta pora. Merayakan dengan penuh kesederhanaan jauh lebih bermakna," pesan Ketua Komisi P/KB GMIM ini.(ndo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ibadah-natal-dpd-ri-provinsi-sulut_20151223_003448.jpg)