Market Review
IHSG Rawan Profit Taking
Bursa AS ditutup pada zona merah pada perdagangan Kamis (17/12).
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bursa AS ditutup pada zona merah pada perdagangan Kamis (17/12).
DJIA ditutup melemah 1,43% ke level 17.495, sedangkan S&P500 dan NASDAQ turun masing-masing 1,5% dan 1,35%.
Saham berbasis komoditas dan logam memimpin penurunan indeks akibat jatuhnya harga komoditas, seperti WTI Crude Oil ke level USD 34,86/bbl (-0,26%), NYMEX Natural Gas ke level USD 1,75/MMBTu (-0,28%) dan Tembaga ke level USD 204,2/lb (-0,07%).
Penguatan Dolar AS setelah The Fed menaikkan suku bunga juga memberikan sentimen negatif terhadap perusahaan yang memiliki porsi pendapatan yang signifikan di luar AS.
Hal sebaliknya terjadi di bursa Eropa, di mana indeks mencatatkan kenaikan rata-rata sebesar 1,84%, dengan indeks DAX Jerman memimpin kenaikan bursa Eropa.
Kenaikan suku bunga The Fed memberikan kepastian terhadap pasar, sehingga mendorong kenaikan saham berbasis finansial.
Indeks Asia ditutup menguat pada perdagangan kemarin NIKKEI ditutup menguat 1,59%, Hang Seng ditutup menguat 0,79%, dan Shanghai Composite Index naik sebesar 1,81%.
Kenaikan bursa dipimpin oleh saham berbasis finansial dan properti. Hong Kong Monetary Authority mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 0,75% setelah The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga.
Hal ini dilakukan karena keterkaitan yang cukup kuat Dolar Hong Kong dengan Dolar AS, serta untuk mencegah capital outflow.
Respon pasar terhadap kenaikan suku bunga TheFed, di mana memberikan sedikit kepastian dari sekian
banyak faktor ketidakpastian yang dihadapi pasar, mendorong kenaikan indeks Asia tidak terkecuali Indonesia.
IHSG ditutup menguat 1,62% ke level 4.555,96, akibat aksi beli investor asing dengan net buy sebesar Rp 302,19 miliar pada perdagangan kemarin.
Saham infrastruktur memimpin kenaikan indeks, yakni sebesar 2,7%. Rupiah menguat 0,44% ke level Rp 14.009/USD, melawan arus pergerakan valas bursa Asia, setelah asing mencatatkan net buy pada pasar saham dan kembali masuk ke pasar obligasi pemerintah.
Kami memperkirakan indeks hari ini masih berpotensi menguat terbatas namun rawan profit taking, khususnya menjelang libur akhir tahun.
Ikuti informasinya setiap hari hanya di www.tribunmanado.co.id. atau melalui tag InfoSahamTribunManado.
Informasi Saham hari Ini bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia Perwakilan Manado.Tribun Manado selalu menyajikan berita Manado terkini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/saham-1-edit_20151008_121846.jpg)