Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Astaga! Datang Terlambat, 43 Wisudawan UNIMA Gagal Wisuda

“Memang seperti itu, bapak Rektor selalu tepat waktu untuk pelaksanaan wisuda, jam tujuh pagi tepat sudah mulai."

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Wisuda Unima Kamis (9/7/2015). 

TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO - Sebanyak 43 calon wisudawan dan wisudawati terpaksa batal diwisuda, hanya lantaran terlambat datang ke Auditorium Universitas Negeri Manado, tempat digelarnya pelaksanaan wisuda, Senin (14/12).

Pelaksaan wisuda tersebut dilaksanakan pukul 07.00 wita sesuai dengan jadwal, sehingga yang terlambat tidak bisa ikut, meski hanya lewat beberapa menit saja, jika sudah dimulai, tidak bisa masuk mengikuti prosesi.

“Memang seperti itu, bapak Rektor selalu tepat waktu untuk pelaksanaan wisuda, jam tujuh pagi tepat sudah mulai, sehingga peserta yang terlambat, tidak diizinkan masuk, dan peserta wisuda sudah tahu itu, sebab saat gladi , sudah diberitahukan, dan terbukti tadi ada 43 peserta wisuda yang tidak bisa ikut, dan harus menunggu waktu wisuda berikutnya,” jelas Jonly Tendean Kabag Humas UNIMA.

Untuk itu menurutnya, para wisudawan dan wisudawati sebenarnya sudah diminta untuk tidak terlalu mendandani diri berlebihan, agar tak memakan waktu banyak, yang mengakibatkan terlambat sampai di lokasi prosesi.

Meski cukup banyak yang tidak diwisuda, namun banyak juga yang diwisuda oleh Rektor UNIMA Prof Philoteus Tuerah sebagai ketua senat, pada hari itu. Untuk yang diwisuda dari Pasca Sarjana ada 64 orang, FIP 519 orang, FMIPA ada 86 orang, Fatek 61 orang, FIK 19 orang, Fekon 35 orang, FIS 71 orang, dan FBS 95 orang.

Dalam sambutannya, Rektor Unima sangat berharap, agar para wisudawan dan wisudawati tersebut dapat terus menjaga nama baik dan almamater UNIMA sebagai universitas terakreditasi, saat berada ditempat mengabdi nanti.

“Tetap harumkan nama baik UNIMA, semoga kalian para sarjana dapat merealisasikan apa yang kalian dapatkan, selama menimba ilmu di UNIMA, jadilah teladan dimanapun anda berada, baik di keluarga, lingkungan sekitar, ataupun masyarakat pada umumnya,” jelasnya.

Ia juga mendorong kepada pada wisudawan dan wisudawati, jika bisa melanjutkan lagi ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

”Atau untuk para calon guru, ajarlah sesuai dengan ilmu yang diperoleh, dan juga kalau ingin lanjut studi, silakan lanjutkan,” jelasnya. (Tribun Manado/Alpen Martinus)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved