Torang Kanal
"Sedang Belanja Natal, Ada Ibu Kena Copet"
"Jelang Natal dan Tahun Baru memang sangat rentan. Hari biasa pun sebenarnya rawan."
Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Menyambut Natal dan Tahun Baru, pusat-pusat perbelanjaan di Kota Manado akan dipenuhi warga yang berburu berbagai kebutuhan.
Pelaku tindak kejahatan pun memanfaatkan hal itu. Jambret, pencurian dan pencopetan berada di mana-mana.
Hal itu membuat Lingvi Ireine Rompis was-was. Ia mengaku selalu memerhatikan barang-barangnya tiap kali keluar. Apalagi di saat ramai seperti itu.
"Jelang Natal dan Tahun Baru memang sangat rentan. Hari biasa pun sebenarnya rawan. Sehingga saya kalau ke mana-mana memerhatikan betul barang-barang saya," ujarnya Senin (7/12).
Gadis 27 tahun ini bercerita soal pengalamannya melihat orang kena copet. Itu terjadi pada Desember 2013 lalu. Ia pun mengaku shock melihat itu.
"Sedang belanja buat Natal di mall, tiba-tiba saya melihat seorang ibu kebingungan mencari dompetnya. Tasnya sudah terbuka, dan ibu itu ternyata kena copet," kenangnya.
Meski sibuk belanja, kata Lingvi yang hobi menyanyi ini menyebut jangan abaikan barang lainnya. Karena penjahat selalu mencari celah para korbannya.
"Mereka kan jeli, kalau kita tak jeli dan hati-hati bisa jadi korban. Makanya selalu perhatikan semua barang jika sedang belanja. Apalagi saat ramai-ramai seperti itu," jelas gadis yang tinggal di Tondangouw, Kota Tomohon ini. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tonal-7-desember-2015_20151207_235204.jpg)