Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Teler Hirup Lem Ehabon, Polisi pun Dikira Pol PP

"Ada Pol PP," ujar seorang pemuda sambil memegang lem kaleng ehabon.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/HANDIKA DAWANGI

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - "Ada Pol PP," ujar seorang pemuda sambil memegang lem kaleng ehabon saat Tim Maleo Polres Bolmong menghampirinya bersama tiga orang temannya di Satu Perempatan di Kecamatan Passi, Jumat (04/12/2015) Pukul 01.00 Wita.

Awalnya tak ada yang melarikan diri karena mengira Pol PP yang datang.

Setelah personil Tim Maleo menyuruh untuk naik ke dalam mobil angkutan preman, tiga diantara pemuda disana langsung lari.

Satu diantaranya berhasil melarikan diri.

Satu pemuda lain yang sudah mabuk lem kaleng pun sempat lari, namun bisa tertangkap.

"Tadi saya hanya mengikuti kemana ia pergi. Tampak ia sudah mabuk, tiba-tiba terjatuh," ujar Kepala Tim Maleo Ipda Junaidi Candra Pulukadang.

Sementara satu lainnya awalnya terlihat hanya duduk diam sambil merokok. Ketika ditanyakan oleh Katim Maleo, Tiba-tiba ia mengambil langkah seribu.

Katim Maleo tak mau kalah, ia pun berlari di belakang pemuda tadi.

Tampak beberapa anggota ikut membantu. Tak sampai 20 detik pemuda tadi ditangkap. Barang bukti dua lem kaleng ikut dibawa.

Tim Maleo kemudian melanjutkan perjalanan ke Upai. Disana didapati ada tiga orang sedang minum miras cap tikus. Tak berlama lama mereka langsung diangkut.

Tujuh pemuda yang ditangkap, kemudian mendapat pembinaan di Polres Bolmong.

Turun dari truk angkutan preman, dari depan pintu masuk Polres Bolmong sampai depan ruang SPKT mereka jalan jongkok.

Waktu saat itu menunjukkan Pukul 02.00 Wita, setelah jalan jongkok mereka disuruh mengitari lapangan Polres Bolmong tanpa hitungan.

Beberapa diantaranya tampak segar berlari, karena tidak mengkonsumsi apa-apa hanya kedapatan di lokasi bersama teman. Sementara itu ada dua orang yang terlihat lambat berlari. Rupanya sudah melayang karena menghirup lem kaleng.

Olahraga malam merupakan satu pembinaan bagi para pemabuk. Usai lari, mereka disuruh push up tanpa hitungan.

Para pemuda yang ditangkap Tim Maleo selain diberi pembinaan akan didata, selanjutnya akan dipulangkan.

"Dipulangkan nanti pada pagi hari," ujar Kepala Tim Maleo Polres Bolmong Ipda Junaidi Candra Pulukadang. (Tribun Manado/Handika Dawangi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved