Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wow, Kembang Api Big Brother Harus Diangkat 5 Laki-laki

Kembang api mulai marak di Kota Manado. Berbagai ukuran dengan harga bervariasi dijual di Pasar 45 Manado.

Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Valdy, warga Sindulang, Singkil, Manado, menjajakan jualan kembang apinya di samping Pangkalan Ojek Pelabuhan Wisata Bunaken, Calaca. 

Laporan wartawan Tribun Manado Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kembang api mulai marak di Kota Manado. Berbagai ukuran dengan harga bervariasi dijual di Pasar 45 Manado.

Sebuah toko distributor kembang api di Manado mengaku memiliki izin dari Polda Sulut yang diurus setiap tahun.

"Ada 182 item di sini, itu mulai dari kecil sampai paling besar," ujarnya.

Namun, untuk jumlah berat seluruhnya, tak dapat ia taksir.

"Mungkin lebih dari satu ton. Sedangkan satu kembang api ini, ukurannya 70 kilogram," tutur dia sembari menunjuk kembang api big brother 1.200 shot.

Big brother tersebut, harus dibawa pulang pakai mobil. Pasalnya, kembang api berukuran panjang 50 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 25 cm itu harus diangkat lima tenaga laki-laki.

Untuk kisaran harga mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 4,5 juta. "Ini kami datangkan pasok dari China langsung. Namun untuk beberapa yang kecil diambil dari Jawa," bebernya.

Terpisah, tepatnya di Toko Kembang Api Serbu 6000 di Jalan DI Panjaitan Pasar 45, Lukman (30) menjajakan kembang apinya.

"Ini izin langsung dari Polri, ada bos yang langsung ke sana. Tapi saya juga punya izin dari Polda," beber Lukman sembari menunjukkan surat izinnya.

Ia mengaku, tokonya cuma menjual kembang api bukan petasan. "Untuk kembang api hanya sampai diameter 1,9 inci, itu sesuai izin," tutur dia sembari menunjukkan beberapa kembang api berbentuk meriam.

Untuk harga, misalnya bunga api ia jual mulai dari Rp 5.000 hingga paling besar seperti meriam tadi Rp 150 ribu.

Seluruh kembang api tersebut, tambah dia, juga dipasok dari China. (alp)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved