Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Umat Katolik St Ursula Watutumou Rayakan Hari Raya Kristus Raja

Theresia Manewus, Sergio Enoch, dan Sarah Dalige, perwakilan Stasi Santo Fransiskus Maumbi langsung mengucap syukur.

Tayang:
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
KRISTUS RAJA - Pastor Paroki St Ursula Watutumow, Pst Joseph Ansouw memimpin misa pembukaan perayaan Hari Raya Kristus Raja Semester Alam, Minggu (22/11). 

Laporan wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI -Theresia Manewus, Sergio Enoch, dan Sarah Dalige, perwakilan Stasi Santo Fransiskus Maumbi langsung mengucap syukur.

Mereka menjadi juara pertama dalam lomba Cerdas Cermat Pengetahuan Agama (CCPA) yang menjadi bagian kegiatan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam Paroki Santa Ursula Watutumou, Minggu (22/11) yang juga dirayakan Gereja Kristen Katolik seluruh dunia. Perayaan itu sendiri dibuat sangat meriah.

Pastor paroki, Pst Joseph Ansouw dalam kata pembukaan sebelum defile di lapangan Denzipur Watutumou mengatakan Tuhan Yesus Kristus Raja Semesta Alam kita rayakan pada hari Minggu terakhir tahun liturgi sebagai puncak kebaktian sepanjang tahun.

Perayaan itu menjadi penutupan perenungan Gereja Kristen Katolik sepanjang tahun terhadap kehidupan Kristus dalam lingkaran kelahiran (Natal dan Adven) dan lingkaran kebangkitan (Prapaskah dan Paskah).

"Perayaan hari ini menunjuk ke hari depan, yang kini dimulai, namun masih harus menuju paripurnanya, ialah Kerajaan Allah, di mana Kristus menjadi segala-galanya bagi semua orang," katanya.

Menurut pastor Ansow, merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam dengan defile merupakan kesalehan populer."Jangan suam-suam kuku. Kita menghangatkan iman akan Kristus Raja Semesta di stasi dan paroki kita," ujarnya.

Mengenai lomba paduan suara, Pastor Ansow ingin agar mutu paduan suara terus berkembang. Ia tidak ingin umat hanya hebat di panggung atau festival. "Dengan pertemuan ini, mutu paduan suara bisa ditingkatkan," katanya.
Dengan lomba CCPA dan baca Kitab Suci, keberanian ditingkatkan. Begitu juga tentang pendalaman iman. "Ini untuk pengkaderan. Apalagi dengan lomba-lomba pendalaman iman," katanya.
Bagi pastor Ansow bukan lombanya yang penting. Yang penting ialah umat memperlengkapi diri untuk pendidikan dan pembinaan iman.
"Kita berjuang demi kemuliaan Yesus sendiri. Ia telah memberikan ruang dan roh. Semoga kita tetap memuliakan Tuhan dan bukan melecehkan sesama. Kita merayakan kemanusiaan itu," katanya.
Ketua panitia, Rudi Sepang, mengatakan cabang yang diperlombakan ialah gerak dan lagu Serikat Kepausan Anak Misioner (Sekami) junior dan senior, Caka-caka, Defile, Paduan Suara A dan B, CCPA, Baca Kitab Suci dan Mazmur.(dma)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved