Kepsek se-Minsel Dibekali Pelatihan BOS Online
Disdikpra Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Pelatihan Pengelolaan Bantuan Operasional Bantuan Sekolah.
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Andrew Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpra) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Pelatihan Pengelolaan Bantuan Operasional Bantuan Sekolah (BOS) berbasis online, Jumat (20/11) lalu.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 468 kepala sekolah (Kepsek) dan bendahara sekolah dari 234 SD se-Minsel. Pelatihan Pengelolaan Bantuan BOS berbasis online dibuka oleh Kepala Disdikpora Minsel, Ollyvia Lumi.
"Kegiatan seperti ini harus dilakukan seiring pesatnya era online. Masing-masing kepsek dan bendahara membawa laptop dan modem, sebab untuk penyampaian fisik dalam bentuk LPj langsung menggunakan laptop dengan cara online," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Pelatihan pengelolaan BOS tahun 2015 sangat penting dan tidak sembarangan, karena bila terjadi kesalahan maka kepsek atau bendahara yang akan bertanggungjawab. Oleh sebab itu, kewajiban kepala sekolah dan bendahara untuk belajar menyampaikan laporan fisik melalui LPj supaya tidak ada yang keliru.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Minsel, Fietber Raco menjelaskan, tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan kinerja tim pengembang sekolah. "Manajemen BOS, tujuannya adalah aksebilitas, semua umur yang bersekolah harus ditampung guna meningkatkan mutu sekolah dan disamping itu, menuju tata kelola yang baik dan akuntabilitas serta transparansi," katanya.
Kepala SD Inpres Tompasobaru Satu, Kecamatan Tompasobaru, Deyker Maxi Siwu mengaku sangat senang dengan pelatihan pengelolaan BOS. "Karena memang, rata-rata kepala sekolah di Minsel belum paham dengan menggunakan laptop, apalagi pengelolaan BOS dengan sistem online," ujarnya.
Pesatnya online saat ini, diharuskan setiap kepsek harus mengikutinya perkembangannya. "Namun tentunya yang menjadi masalah ke depan adalah soal jaringan internet yangs seringkali ngadat," tuturnya