Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Forkopimda Bahas Situasi Boltim Jelang Pilkada

"Paling banyak dibicarakan, masalah Pilkada dan faktor keamanan termasuk posko-posko khan tak ada dalam aturan."

Penulis: Aldi Ponge | Editor: Fransiska_Noel
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membahas situasi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang mulai memanas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember nanti.

Penjabat Bupati Boltim Muhammad Rudi Mokoginta, Kapolres Bolmong AKBP Wiliam Simanjuntak, Dandim Bolmong, Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu melakukan rapat dan membahas situasi Boltim, pada Senin (9/11). Tampak Hadir pula Komisioner KPU Boltim Abdul Kader Bachmid dan pimpinan panwaslu Boltim.

Pasalnya situasi politik di Kabupaten Boltim menjelang Pilkada mulai memanas. Gesekkan antar pendukung pun tak terhindarkan saat melakukan konvoi kendaraan.

Penjabat Bupati Boltim Muhammad Rudi Mokoginta mengakui situasi politik Boltim belakangan menjadi topik utama pembahasan mereka.

"Paling banyak dibicarakan, masalah Pilkada dan faktor keamanan termasuk posko-posko khan tak ada dalam aturan," jelasnya.

Katanya, dalam peraturan KPU adanya pembatasan massa saat kampanye tata muka atau kampanye dialogis.

"Mereka sampai malam kampanye, saat ini dibatasi hanya sampai pukul 6 sore," tuturnya.

Pihak kepolisian pun berjanji akan menindaktegas warga yang menggunakkan sepeda motor dengan knalpot bissing. "Masing-masing pasangan calon, patuhi aturan yang sudah disepakati," imbaunya.

Pihaknya menunggu panwas dan KPU untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) seperti bendera partai politik yang sudah menganggu dan merusak wajah ibukota karena dipasang tak beraturan. Sebab bendera tersebut sudah terurai hingga ke jalan. "Kita akan liat perkembangan, kalau diminta siap memback up. Tinggal penyelenggara, itu bukan ranah saya jika langsung menertibkan," tegasnya.

Dia menambahkan illegal logging di Boltim pun menjadi topik yang dibahas bersama Forkopimda tersebut.

"Ilegal loging makin marak, jadi kepolisian akan turun membantu dinas kehutanan," tuturnya. (Tribun Manado/Aldi Ponge)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved