Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

ISPA Boltim Masih Tertinggi

Serangan virus penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tetap menempati urutan tertinggi di semua Puskemas.

Penulis: Aldi Ponge | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Serangan virus penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tetap menempati urutan tertinggi di semua Puskemas di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Data yang dihimpun Tribun Manado menyebuatkan dalam beberapa bulan terakhir terdapat 6.507 pasien ISPA yang datang berobat di tujuh Puskemas di Noltim yakni Modayag Barat 974 kasus, Modayag 1.673 kasus, Mooat 395 kasus, Nuangan 1.162, Tutuyan 894 kasus, Kotabunan 1.056 kasus, dan Buyat 353 kasus.

"Di Puskesmas Modayag ada 19 kasus pneumonia, Kotabunan ada 12 kasus dan Buyat satu kasus. Pneumonia ini peradangan pada paru. Biasanya terjadi pada anak-anak," beber Kabid Yankes, Dinkes Boltim, Doktor Hamdan Korompot, pada Jumat (6/11)

Walaupun menempati urutan satu penyakit yang banyak dialami warga. Namun hal ini belum luar biasa. "Panas, batuk, beringus sudah masuk ISPA. Belum terlalu luarbiasa karena Boltim nyaris tak ada polusi dan asap karena kebakaran," jelasnya.

Selain ISPA, Hipertensi, rematik, Gastritis menempati urutan kedua, ketiga dan keempat. "Penyakit yang disebabkan pola makan dan pikiran cukup tinggi di Boltim terutama yang disebabkan karena kolestorel," terangnya.

Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi mengatakan tingginya angka penderita ISPA disebabkan kemarau berkepanjangan. Sehingga banyak debu yang bertebaran di jalanan saat ditiup angin menyebabkan radang pada tenggorokan dan menyebabkan influensa.

"Kami sudah beberapa kali membagikan masker. Pasien yang datang ke Puskemas sudah langsung tertangani karena ini penyakit ringan," jelasnya. (

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved