Akun FB 'Pikiran Rakyat Minsel' Direkomendasikan Dihapus

Pengelolah atau admin dua akun grup Facebook, 'Pikiran Rakyat Minsel' dan 'Minsel Dinamis', dalam waktu dekat ini akan dipanggil oleh Panwaslu.

Akun FB 'Pikiran Rakyat Minsel' Direkomendasikan Dihapus
NET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Andrew Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG-Pengelolah atau admin dua akun grup Facebook, 'Pikiran Rakyat Minsel' dan 'Minsel Dinamis', dalam waktu dekat ini akan dipanggil oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Minahasa Selatan (Minsel).

Pasalnya dua akun tersebut dinilai Panwaslu menyuarakan kebencian terhadap sekelompok orang, orang per orang, dan kampanye hitam kepada pasangan calon (paslon) ya g akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Setelah memanggil admin dua grup tersebut, maka Panwaslu Minsel akan merekomendasikan untuk menghapusnya. Demikian disampaikan oleh Komisioner Panwaslu Minsel, Franny Sengkey.

Ia menghimbau agar pemilik akun dapat lebih berhati-hati, dengan cara melakukan filter atau penyaringan dari komentar-komentar yang masuk mapun status di grup-grup tersebut. "Jangan sampai akun tersebut menjadi ajang pembunuhan karakater, karena kita harus mengedankan kesantunan dan semoga bisa dimengerti serta dipahami bersama,"kata Sengkey, Rabu (4/11).

Meivo Rumengan, warga Minsel menilai memang akun-akun itu harus segera ditertibkan oleh Panwaslu Minsel apalagi pilkada tinggal menghitung hari. Rumengan menuturkan bahwa banyak warga Minsel yang tergabung dalam dua grup tersebut.

"Saya pantau tiap hari ada saja orang-orang yang memposting status-status yang tidak baik. Ini dijadikan sarana melakukan kampanye hitam dan sebenarnya itu tak boleh terjadi," ucapnya.

Tokoh muda Minsel ini menilai, Panwaslu harus pro aktif agar nantinya tidak bersampak besar bagi paslon yang akan bertarung dalam pilkada. Ia juga mengimbau agar para pendukung calon bupati dan wakil bupati bisa bersaing secara sehat dan tidak melakukan pembunuhan karakter melalui media sosial.

"Mar kita bersaing secara sehat misalnya melalui program-program unggulan dari kandidat kita. Ini lebih baik darpada melakukan kampanye hitam," tukasnya.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved