Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

UMP Baru Diberlakukan, Ini Harapan Pekerja

Penetapan UMP tahun 2016 sebesar Rp 2.400.000 menimbulkan reaksi beragam warga.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Arhur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - - Penetapan UMP tahun 2016 sebesar Rp 2.400.000 menimbulkan reaksi beragam warga. Di kalangan pekerja, ada yang senang, ada pula yang merasa masih kurang.

Sementara banyak pengusaha yang merasa jumlah itu terlalu besar. Nikson Bernadus, warga Maumbi mengaku senang dengan besaran UMP yang ditetapkan. "Senang sekali," kata dia.Nikson bekerja sebagai buruh kelapa. Waktu kerja normalnya adalah delapan jam.

Namun sering ia berasa di pabrik hingga pukul enam sore atau hingga 10 jam. "Masuk pukul delapan keluar pukul empat," kata dia.

Nikson yang masih bujang ini mengaku, upah UMP selama ini yakni 2.150.000 mencukupi kebutuhan hidupnya. Apalagi dengan UMP terbaru.Selama ini pengeluaran terbesar Nikson adalah membayar cicilan motor sebesar 400 ribu perbulan. "Saya tinggal di rumah orangtua, ke kantor bisa ditempuh dengan jalan kaki, makan bisa pulang di rumah," kata dia.

Nikson berencana nonton bioskop secara reguler seminggu sekali jika UMP baru berlaku. "Dulu sebulan sekali, kini bisa seminggu sekali," kata dia.

Fadli Sanusi pekerja di salah satu koperasi beranggapan UMP sebesar 2.400.000 bukan kabar baik.

"Masih terlalu kecil," kata dia.

Sudah berkeluarga, dengan dua anak yang masih kecil, Fadli punya sederet kebutuhan. Mulai dari bayar kos, cicil motor hingga biaya anak. "Saya rasa masih kurang, apalagi biaya hidup di Manado semakin tinggi," kata dia.

Untuk mengongkosi dirinya sendiri saja, Fadli mengaku kesulitan. Sering bepergian kemana - mana, pengeluarannya per hari untuk biaya parkir mencapai 8 ribu. "Belum biaya makan atau pulsa," katanya.

Fadli menuturkan, sang istri juga bekerja namun hanya sebagai penjual makanan di sebuah Mall dimana. Gajinya di bawah UMP. "Sudah setahun gajinya tak naik, hanya 1.500.000, saya pesimis bisa naik tahun ini," kata dia.

Anita seorang tenaga honor di salah satu instansi Pemko Manado hanya bisa menelan ludah dengan UMP baru.

Pasalnya, belum ada kejelasan bahwa instansi tempatnya bekerja bakal memberlakukan UMP baru. "Saat ini saja gaji saya di bawah UMP," kata dia.

Anita yang masih bujang ini mengaku super hemat. Ia sering membawa bungkusan nasi ke tempat kerja. "Mirip anak TK

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved