Mereka Dipaksa Isi Perut dengan Daging dan Darah Manusia

Para peneliti menemukan bukti bahwa beberapa orang yang telah berkumpul dipaksa untuk makan daging manusia, sementara yang lain terpaksa minum darah.

Mereka Dipaksa Isi Perut dengan Daging dan Darah Manusia
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.DO.ID - Penyidik ​​menemukan kekejaman oleh semua pihak dalam perang sipil Sudan Selatan, termasuk kesaksian kanibalisme paksa dan penemuan kuburan massal, menurut laporan Uni Afrika.

Laporan, yang dirilis Selasa lalu juga menuduh pasukan yang setia kepada Presiden Salva Kiir, sebuah Dinka etnis, merekrut pasukan suku  sebelum pecahnya perang saudara di Desember 2013.

Hal ini juga membantah klaim pemerintah bahwa ada upaya kudeta pada waktu itu oleh mantan Wakil Presiden Riek Machar, sebuah Nuer etnis.

Laporan tersebut menuduh bahwa pasukan pemerintah melakukan pembunuhan terorganisir dari etnis Nuer di ibukota Juba

Ketika kekerasan dimulai, Machar menjadi seorang pemimpin pemberontak.

Puluhan ribu orang tewas dan lebih dari 2 juta yang mengungsi akibat perang di Sudan Selatan, menurut data PBB.

Para peneliti Uni Afrika, yang dipimpin oleh mantan Presiden Nigeria Olusegun Obasanjo, menemukan bahwa konflik dimulai 15 Desember 2013, ketika pertempuran pecah antara Dinka dan Nuer tentara pengawal presiden.

Ratusan orang ditangkap, ditembak, dan kuburan massal mereka sudah ditemukan.

Pelaku digambarkan sebagai pasukan pemerintah atau sekutu mereka, diduga mereka menyiska korban-korban mereka.

Kadang-kadang memaksa mereka untuk melompat ke api unggun atau makan daging manusia, saksi kepada penyidik.

Para peneliti menemukan bukti bahwa beberapa orang yang telah berkumpul dipaksa untuk makan daging manusia, sementara yang lain terpaksa minum darah manusia milik korban yang telah disembelih dan darahnya dikumpulkan di piring.

Seorang saksi mengatakan dia melihat SPLA (Tentara Sudan Selatan), prajurit pembakaran mayat makan daging terbakar dari korban bakaran tubuh manusia, tambah laporan itu.

Selain kesaksian tentang kanibalisme paksa, kata laporan itu saksi menggambarkan bagaimana tentara pemerintah mengambil bagian pembunuhan, penculikan, penghilangan, pemerkosaan, pemukulan dan perampokan. (BI)

Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved