Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

13 November 2015, Benda Angkasa tak Dikenal Akan Jatuh ke Bumi

Para astronom di Arizona melihat sebuah benda angkasa tak dikenal yang akan jatuh ke bumi pada tanggal 13 November.

Tayang:
Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
Net
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Para astronom di Arizona melihat sebuah benda angkasa tak dikenal yang akan jatuh ke bumi pada tanggal 13 November.

Objek, tepat dijuluki WT1190F hanya berdiameter beberapa kaki dan komposisinya tidak padat.

Astronom berpendapat objek itu kemungkinan buatan manusia.

Mungkin sepotong pusing dari roket yang melayang di ruang angkasa bukannya jatuh kembali ke bumi.

Benda-beda angkasa mengorbit planet bumi setiap tiga minggu atau lebih pada orbit yang sangat elips.

Tapi akhirnya gravitasi bumi akan menariknya, dan objek tersebut akan terbakar di atmosfer, tepatnya di atas Sri Lanka.

European Space Agency mencatat bahwa objek tersebut menimbulkan resiko yang sangat kecil kepada siapa pun di bumi.

Kebanyakan, jika tidak semua, itu akan hancur saat melewati atmosfer bumi.

Jika ada bagian objek yang tersisa, maka bagian itu akan jatuh di Samudera Hindia, sekitar 60 mil lepas pantai Sri Lanka.

Efek pergesekan antara objek dengan lapisan atmosfir bumi akan menimbulkan cahaya di langit selama beberapa detik.

"Namun, Anda mungkin tidak ingin terlalu dekat dengan itu. Aku tidak akan selalu ingin pergi memancing langsung di bawah itu," kata Bill Gray, yang melacak puing-puing ruang angkasa dengan NASA Jet Propulsion Laboratory.

ESA dan NASA sebenarnya cukup gembira tentang hal ini , karena akan memberikan mereka kesempatan yang baik untuk mengumpulkan data tentang berapa benda ruang angkasa jatuh kembali ke planet bumi .

Para ilmuwan hanya mengetahui tentang beberapa potong puing buatan manusia di ruang angkasa sekarang , dan tidak seharusnya kembali ke bumi dalam waktu dekat .

"Ini adalah pertama kalinya kami benar-benar tahu tentang benda buatan manusia yang akan masuk kembali atmosfer kita."

Para peneliti berencana untuk melacak objek sampai terbakar di atmosfir.

Hal ini membantu untuk memperbaiki model orbital dan alat yang mereka gunakan untuk memprediksi benda-benda angkasa yang masuk ke atmosfir bumi .

"Mengetahui di mana dan kapan sebuah objek akan jatuh ke bumi akan membuat kita lebih siap untuk bereaksi." (The Verge)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved