Pantai Inobonto Sering 'Makan' Korban. "Butuh Kontak Batin Keluarga"
Risna satu di antara warga Inobonto bercerita sejak dahulu, pantai Inobonto sering memakan korban.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pencarian di pantai Inobonto hari ini, Rabu (28/10) tak membuahkan hasil.
Risna satu di antara warga Inobonto bercerita sejak dahulu, pantai Inobonto sering memakan korban. Korban sebagian besar anak-anak yang mandi dipantai dan hilang.
Korban nanti ditemukan beberapa hari, itupun biasanya keluarga yang panggil-panggil istilahnya percaya atau tidak percaya kejadian seperti itu masih terjadi.
"Kan masih ada kontak batin karena keluarga sehingga bisa ditemukan. Jadi menurut saya korban pembunuhan yang mayatnya ditengelamkan di laut bisa minta tolong kepada tua-tua adat di Inobonto untuk membantu pencarian dan keluarga juga walaupun hanya sekali bisa naik perahu mengintari lokasi korban," terang Risna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/keluarga-dan-warga-menunggu-di-pantai-inobonto_20151028_173944.jpg)