Profil
"Dokter Harus Belajar Seumur Hidup"
Muda, energik dan haus ilmu inilah kesan yang didapat setelah berbincang dengan dr. Eklendro Senduk Dip. AAAM.
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
Laporan wartawan Tribun Manado Fionalois Watania
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Muda, energik dan haus ilmu inilah kesan yang didapat setelah berbincang dengan dr. Eklendro Senduk Dip. AAAM saat ditemui di tempat kerjanya Miracle Aesthetic Clinic, Klinik Perawatan Kulit yang bertempat di Jln. Bethesda, depan Polda Senin (26/10).
Direktur Miracle Aesthetic Clinic Manado ini sejak awal memang bercita-cita menjadi dokter.
Meski latar belakang orangtua bukan di dunia kesehatan, namun dia mengaku tertarik untuk berkarir di dunia kesehatan.
Setelah lulus Kedokteran Umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), pria yang biasa disapa Endro ini melanjutkan studi di American Academy of Aesthetic Medicine.
Tak hanya sampai di situ, dirinya kembali mengikuti master class injeksi botoks dan filler di Universitas chulalongkorn Thailand, dan Europian Acedemy of Dermatologis .
Baginya seorang dokter harus belajar seumur hidup mengingat perkembangan di dunia kesehatan yang selalu saja penuh dengan inovasi tanpa henti.
"Selagi masih muda, tidak ada salahnya untuk menggali terus ilmu," ujar pria kelahiran 27 Juni 1984 ini.
Alasannya mengambil jurusan Aesthetic atau khusus dibidang kecantikan cukup sederhana.
"Banyak saudara saya bahkan keluarga memiliki masalah dalam kulit, hal ini menumbuhkan minat saya dibidang ini. Dukungan keluarga juga memiliki peran yang penting. Apalagi saat melihat apa yang saya capai saat ini," kata anak dari pasangan Recky Senduk dan Lienda Tampomalu ini.
Selama berkarir di Miracle Aesthetic Clinic pada tahun 2009 hingga sekarang, minatnya di bidang kecantikan semakin besar.
Dirinya merasa ingin membantu para pasien yang ingin tampil percaya diri dengan treatment yang ditawarkan.
"Look itu sangat penting demi kepercayaan diri. Jika kita percaya diri, maka hal tersebut akan menopang kita dalam pekerjaan. Otak cerdas, dan penampilan oke why not?" terang anak pertama dari dua bersaudara ini.
Pria yang memiliki moto hidup 'Dream big, or hard and stay humble' ini percaya bahwa masing-masing orang berhak untuk tampil lebih menawan dengan berbagai perawatan yang tepat.
Oleh karena itu dirinya akan terus memberikan yang terbaik dari ilmu yang sudah didapatnya selama ini. (Tribun Manado/Fionalois Watania)
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-order_20151026_215803.jpg)