Imba: Saya Bukan Napi
Imba dan Boby menggelar kampanye di Kelurahan Mahakeret Timur Lingkungan II. Bahkan, kampanye Imba kali ini mendatangkan Gio Idol.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Meski masih menunggu rekomendasi Panwaslu Manado, Jimmy Rimba Rogi, Calon Wali Kota Manado dari Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) tetap menggalang kekuatan dengan menggelar kampanye.
Terakhir, Senin (19/10), Imba dan Boby menggelar kampanye di Kelurahan Mahakeret Timur Lingkungan II. Bahkan, kampanye Imba kali ini mendatangkan Gio Idol.
Menariknya, saat kampanye personel Panwaslu Manado ikut hadir menyaksikan dan mengawasi kampanye tersebut. Siapa komisioner itu? Tak lain, Stenly Kho Walandouw. Stenly mengenakan jas hitam nampak hadir bersama sejumlah personel Panwaslu Manado yang waktu itu mengenakan seragam kebesaran mereka.
Diketahui, nasib Imba kini berada di tangan Panwaslu Manado. Hadirnya Stenly di kampanye Imba sempat menimbulkan spekulasi bila Imba sudah lolos dari kasus yang tengah menjeratnya.
Dolfie Angkouw, Ketua Tim Kampanye Pasangan Imba-Boby yang membacakan surat izin kampanye sempat menyentil kehadiran Walandouw. Menurut dia, hal itu membuktikan bila Imba sah sebagai calon Wali Kota Manado.
"Banyak isu yang menyatakan Imba sudah tergusur, hadirnya Pak Stenly menegaskan bahwa Imba masih sah sebagai paslon," kata dia.
Imba dalam sambutannya tak lupa menyapa Walandouw dengan kata - kata yang hangat dan bersahabat. "Terima kasih Pak Stenly sudah datang kemari," kata Imba.
Pada kesempatan itu, Imba terang-terangan menyebut dirinya bukan Napi. "Saya bukan Napi," kata dia.
Benarkah Imba sudah lolos? Apakah kedatangan Stenly mengisyaratkan demikian ? Hal itu dibantah Stenly, "Kalau itu kami masih akan konsultasikan ke menteri, jadi belum ada hasilnya," kata dia.
Menurut Walandouw, kedatangannya ke kampanye Imba murni untuk tugas pengawasan. "Kami datang untuk tugas pengawasan, jangan diartikan lain," kata dia. Walandouw menyatakan, bukan kali ini saja ia mendatangi kampanye paslon. Sebelum ini, kata dia, ia mendatangi kampanye HJP. "Ini bukan yang pertama," kata dia.
Walandouw membeber, pelanggaran yang umum terjadi dalam setiap kampanye adalah pelibatan anak-anak. Hal itu nampak pula dalam kampanye Imba."Masih ada anak-anak yang ikut serta," kata dia.
Mengenai penanganan kasus Imba, beber dia, pihaknya masih akan berkonsultasi dengan menteri. Ia membantah kasus itu akan diserahkan ke Bawaslu Sulut."Tidak ada itu, itu wewenang kami," kata dia.
Sebelumnya Komisioner Bawaslu Sulut Jhony Suak mengatakan, pihaknya akan mentake over kasus Imba jika belum selesai dalam seminggu.
Sementara itu, Gio yang tampil sebelum acara membawakan dua lagu berturut-turut. Yang pertama adalah lagu halo - halo Bandung yang diganti liriknya menjadi halo - halo Manado. Pada lagu kedua yakni Sandiwara cinta yang diganti liriknya dengan bahasa Manado, Gio membuat pendukung Imba ke dalam perenungan mendalam.
"Jujur jo sayang kita nda parduli, biar samua so jadi parcuma, kalu nanti kita yang musti pigi, kita terima biar bangka dada," nyanyi Gio.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/imba-tertawa-lepas_20151013_090916.jpg)