Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Listrik Padam, Warga Manado Berburu Lampu Emergency

Di saat listrik padam berjam-jam, warga mulai mencari solusi penerangan di malam hari.

Penulis: | Editor:
NET
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Di saat listrik padam berjam-jam, warga mulai mencari solusi penerangan di malam hari.

Kehadiran lampu digital yang mudah digunakan jadi pilihan masyarkat kota. Dari pengakuan beberapa pemilik toko dalam kurun waktu dua bulan terakhir, lampu cars led habis terjual, Jumat (16/10).

"Biasanya stok lampu cars led banyak, namun semua habis terpasarkan. Masyarkat tidak lagi tertarik dengan lampu petromax, paling ada hanya nelayan dan pemilik kebun,"ujar Koko pemilik toko elektronik Lg di daerah Calaca.

Menurut dia banyak meninggalkan lampu tersebut karena kesulitan memenuhi bahan bakarnya yaitu minyak tanah.

"Banyak yang tidak mau lagi pakai lampu petromax. Alasannya minyak tanah mahal,"ujarnya.

Menurut dia hasil penjualan lampu led meningkat dibandingkan saat listrik masih normal. Dimana dalam kusrun waktu satu bulan ini sudah sekitar 80 buah lampu cars yang terjual.

"Hasilnya lumayan dengan nilai jutaan, namun kalau dilihat banyak yang pilih harga standart Rp 70 ribu,"ujarnya.

Hal yang serupa dikatakan oleh Noldi pemilik toko elektro di daerah Jalan Roda pasar 45. Menurut dia bulan ini stok lampu cars miliknya habis terjual dan kalau ada sisa yang sudah tidak layak jual.

"Sehari sekitar 20 buah lampu cars pasti laku terjual. Lampu yang di jual berfariasi, mulai dari harga Rp.30 ribu sampai dengan Rp.1 juta. Namun paling banyak laku yang berkisar di harga Rp.50 ribu keatas,"ujarnya.

Menurut dia sebagian juga masih suka dengan lampu petromax, namun karena harga minyak tanah yang cukup mahal menyebabkan mereka beralih ke lampu led cars.

"Lampu led cars lebih mudah penggunaannya jadi itu diserbu warga kota, bahkan saya harus sesegera mungkin untuk memesan stoknya kembali sebelum listrik kembali normal,"ujarnya.

Mengenai keuntungan menurut dia itu adalah rahasia perusahan. Dimana kalau tanya untung pasti untungnya banyak namun nilainnya tidak bisa ia jelaskan.

"Kalau tanya untung pasti untunglah, tapi berapa hasilnya cukup saya yang tahu,"ujarnya.

Sementara itu Maxi warga Kota Manado yang ikut membeli lampu led mengatakan, lebih unggul menggunakan lampu tersebut. Sebab dari beberapa pertimbangannya banyak manfaat yang ia temukan.

"Kalau laistrik padam lampu ini menerangi rumah saya. Tidak juga jadi masalah kalau listrik padam berhari - hari, sebab saya bisa ngecars langsung si baterai AKI,"pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved