Bergizi Tinggi, Cacing Diolah Jadi Biskuit

Orang-orang diundang untuk mencoba biskuit cacing yang tinggi protein dan nutrisi lainnya seperti kalsium dan omega 3 ini.

Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLIVIA - Sebuah jenis biskuit baru menggoyang lidah di Bolivia, dengan bahannya yang tidak biasa, yaitu cacing.

Di sebuah pekan raya makanan organik di Cochabamba, orang-orang diundang untuk mencoba biskuit yang tinggi protein dan nutrisi lainnya seperti kalsium dan omega 3 ini.

Cacing dikembangbiakkan di Pusat Pertanian Jeshua, dan menghasilkan sekitar 400 ton cacing setiap tahunnya.

Cacing kemudian diolah menjadi tepung, yang akan menjadi bahan dasar biskuit.

Di pusat penangkaran cacing di Paracaya, kotoran kelinci dikumpulkan untuk makanan cacing, karena ia membantu membunuh bakteri berbahaya dalam cacing.

Edgar Fernandez Siles, seorang teknisi pertanian, mengatakan tren cacing sedang populer karena beberapa kegunaannya dan kandungan gizinya yang tinggi.

"Mereka mencari orang yang tertarik dalam proyek dan memberi tahu mereka apa yang bisa diproduksi dengan cacing. Kemudian para peternak cacing yang tertarik melihatnya sebagai satu cara untuk menghasilkan uang dan menjual makanan cacing atau menggunakannya di ladang mereka, kebun mereka, atau menjualnya kepada orang lain yang membutuhkannya karena sangat bergizi," jelasnya

Lady Rios, seorang Direktur Makanan di pusat, menjelaskan proses yang terlibat dalam mengubah cacing menjadi bentuk tepung biskuit.

"Pusat-pusat penangkaran yang kami miliki dan yang Anda amati sebelumnya, adalah tempat kami memelihara cacing dengan sampah dapur organik, dengan sampah organik yang dapat diolah. Di sana cacing berkembang biak dan setelah sampai ke tahap kematangan, mereka masuk ke tahap pembuatan tepung. Saluran pencernaan mereka dibersihkan dengan memberi makan mereka tepung gelatin, lalu diberi air garam dan dikeringkan menjadi tepung cacing, dan akhirnya menjadi biskuit," tuturnya

Setelah tepung siap, tukang roti turun tangan untuk menyiapkan sejumlah biskuit cacing lezat dengan berbagai rasa mulai dari kelapa hingga lemon.

"Kami tidak menggunakan tepung cacing dalam bentuk terkonsentrasi dan murni, kami menggunakannya dengan bahan-bahan lain yaitu tepung, kanji dari tepung jagung, dan semua bahan-bahan lain yang dapat digunakan pada biskuit."

Karena keberhasilan cacing biskuit ini, ada rencana ke depan untuk meningkatkan tingkat produksi cacing di Bolivia di tahun 2016. (NTDTv/Youtube)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved