Dinonaktifkan, Perkuliahan di Unsrit Tomohon Normal! "Ada Masalah Internal"
Satu di antara perguruan tinggi di Sulut yang dinonaktifkan adalah Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit).
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Ratusan perguruan tinggi di Indonesia, beberapa di antaranya di Sulawesi Utara dinonaktifkan menyusul beberapa persyaratan tidak mampu untuk dipenuhi.
Namun demikian, jika syarat-syarat itu sudah dipenuhi maka perguruan tinggi itu bisa kembali diaktifkan.
Satu di antara perguruan tinggi di Sulut yang dinonaktifkan adalah Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit).
Ketua Yayasan Dharma Bakti, Kie Nio Runtuwene pun membenarkan perguruan tinggi yang dikelolanya masuk daftar non aktif.
Ia menjelaskan, alasan non aktif itu ada berbagai macam.
"Untuk Unsrit itu non aktif karena masalah internal. Non aktifnya pun itu hanya di PD Dikti, jadi tidak bisa diakses online," kata Kie Nio Runtuwene, pekan lalu.
Masalah internal dimaksud yakni terjadi dualisme kepemimpinan. Namun demikian, kegiatan perkuliahan tetap berlangsung.
Dia mengaku sudah berkordinasi dengan Kopertis untuk mengonfirmasi langsung alasan non aktif. Jika persoalannya masalah internal, sebenarnya itu sudah selesai dengan keluarnya putusan pengadilan
"Jadi kita tinggal menunjukkan salinan putusan Mahkamah Agung. Setelah itu Unsrit akan diaktifkan kembali. Masalahnya salinan putusannya tidak langsung keluar, harus menunggu. Tapi saya optimis, dalam waktu dekat sudah ada," katanya.
Di Bitung, mahasiswa STMIK Samudera Bitung juga mengaku mendengar kampusnya masuk daftar non aktif.
Namun menurut pihak kampus, semua sudah diurus di Kopertis Wilayah IX Sulawesi di Makassar sehingga tidak mengganggu perkuliahan. (Tribun Manado/Ryo Noor/Christian Wayongkere)