PLN - PERTAGAS Komit Suplai Listrik dan Gas untuk KEK Sei Mangkei
"PT PLN menyampaikan komitmen pelaksanaan Commercial Operation Date (COD) GI dan jaringan transmisi pada Februari 2016.”
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Pertamina Gas (PERTAGAS) menyatakan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik dan gas di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Hingga saat ini, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II sedang membangun Gardu Induk (GI) di KEK Sei Mangkei dengan kapasitas 2x30 MVA di KEK Sei Mangkei serta jaringan transmisi 150 kV sepanjang 30 km dari jaringan eksisting GI Kisaran dan GI Kuala Tanjung.
"PT PLN menyampaikan komitmen pelaksanaan Commercial Operation Date (COD) GI dan jaringan transmisi pada Februari 2016,” ujar Perwakilan PLN Pusat Yadhi Triesmayadhi, di Jakarta, Rabu (7/10/2015).
Menurut dia, komitmen tersebut disampaikan berdasarkan progres pembangunan GI KEK Sei Mangkei hingga September 2015, di mana progres pekerjaan sipil sebesar 20%, sedangkan progres pekerjaan secara keseluruhan sebesar 6 persen.
Saat ini dalam pembangunan fondasi trafo, ruang panel dan cubicle, serta kantor operator.
Terkait progres jaringan transmisi 150 kV, jelas dia, bahwa hingga saat ini pelaksanaan pembebasan tanah telah dilakukan untuk keseluruhan 57 tower yang akan dibangun. Dari 57 tower tersebut, lanjutnya, sebanyak 19 tower telah terbangun fondasinya dan 2 tower sudah didirikan.
"Secara keseluruhan progres pembangunan mencapai 6 persen. Dan pengadaan untuk keseluruhan material tower telah dilaksanakan,” terang dia.
Senada dengan itu, PT Pertagas menyampaikan bahwa target penyelesaian pembangunan pipa gas Belawan – KEK Sei Mangkei direvisi menjadi akhir Desember 2015, dari target awal September 2015.
Saat ini progres pipa gas yang telah terbangun sepanjang 106,2 km dari 138 km atau sekitar 77 persen.
Keterlambatan itu, kata Vice President Business Development PT Pertagas salah satunya disebabkan titik crossing dan interchange jalan tol serta perlintasan sungai yang jumlah totalnya 22 titik, diminta menggunakan metode pengeboran Horizontal Directional Drilling (HDD).
"Intinya, PT Pertagas komit untuk segera memenuhi kebutuhan gas di KEK Sei Mangkei, sehingga PTPN III dan PT Pertamina dapat menyediakan listrik dengan tingkat kehandalan yang lebih tinggi dengan menggunakan sewa gas engine hingga kapasitas 20 MVA dan pembangunan pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) hingga kapasitas 250 MVA,” tegas dia.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN III, Alexander Maha mengatakan, PTPN III bersama PT Pertamina dan Posco secara bersinergi akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) kapasitas 250 MVA di KEK Sei Mangkei yang bersumber dari pasokan gas PT Pertagas.
Pembangunan pembangkit ini direncanakan menggunakan skema Independent Power Producer (IPP) dengan melibatkan PT PLN.
Dia menambahkan, pihaknya siap untuk bersinergi mewujudkan komitmen tersebut bagi pengembangan dan kemajuan KEK Sei Mangkei.
"Kami secara optimal akan bersinergi mendukung komitmen institusi pendukung utama KEK Sei Mangkei itu, yaitu PT PLN, PT Pertamina, dan PT Pertagas. Itu tekad kami,” tandas dia. (Tribun Manado/Herviansyah)