Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Modus Mirip, Inikah Pemerkosa Bocah di Sario Manado Maret Silam?

"Dari penangkapan tersangka ini, kami mencurigai ada kaitan juga dengan kasus pemerkosaan bocah Sario waktu lalu."

Penulis: Finneke | Editor: Fransiska_Noel
NET
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tertangkapnya CW, pria 23 tahun yang melakukan percobaan penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang siswi sekolah dasar berusia 9 tahun menjadi pintu masuk untuk mengungkap penculikan, pemerkosaan dan penganiayaan terhadap Y, 12 Maret silam.

Penyidik Polda Sulut yang menangani kasus pemerkosaan dan penganiayaan terhadap bocah tujuh tahun asal Sario, Manado itu mencurigai CW atas dasar ada kemiripan modus.

"Dari penangkapan tersangka ini, kami mencurigai ada kaitan juga dengan kasus pemerkosaan bocah Sario waktu lalu. Tapi ini masih sebatas kecurigaan, kita masih akan mendalaminya," ujar salah seorang penyidik Polda Sulut, Kamis (1/10).

Hal-hal yang menimbulkan kecurigaan penyidik yakni modus tersangka yang mengambil secara acak korbannya di jalan.

Sama seperti yang dialami bocah Sario tersebut.

"Dari modusnya ada kemiripan. Lagi pula, korbannya bukan baru satu kan. Dari hasil pemeriksaan, korban dari tersangka ini banyak, lebih dari satu," ujarnya.

Seperti diwartakan, seorang siswi sebuah sekolah dasar di Manado berusia 9 tahun berhasil lolos dari kejahatan seksual seorang laki-laki berinisial CW, Rabu (30/9) kemarin.

Jelang siang saat pulang sekolah, tersangka menghampiri korban, mengajak ngobrol dan memaksa masuk ke mobil.

Namun dengan penuh keberanian, siswi SD itu melawan, berontak dan mendobrak pintu mobil hingga akhirnya bisa teriak mencari pertolongan. CW pun akhirnya ditangkap massa.

Terkait kecurigaan penyidik Polda Sulut ada keterkaitan CW dengan kasus pemerkosaan dan penganiayaan bocah Sario, CW membantahnya.

"Saya baru kemarin mau menculik dan berniat perkosa anak kecil," kata CW kepada penyidik di Mapolres Manado, kemarin..

Pria yang berdomisili di Kelurahan Kleak, Lingkungan I, Kecamatan Malalayang ini mengaku tak terlibat kasus pemerkosaan bocah Sario.

Keluarganya pun tidak tahu akan kelakuan CW ini. "Keluarga kami baik-baik saja, dia (CW) tidak pernah berbuat seperti itu," kata istri CW.

Sementara itu Kapolresta Manado Kombes Rio Permana Mandagi menyatakan akan terus mengembangkan dan mendalami kasus ini.

"Penyidik akan terus mendalami kasus ini, untuk memastikan apakah tersangka juga terlibat dengan beberapa kasus sebelumnya," ujar Kombes Mandagi. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved