Nasib Imba di Tangan Panwaslu Manado! "Selasa Bertolak ke Jakarta"
Bola panas perkara Jimmy Rimba Rogi kini berada di tangan Panwaslu Manado.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bola panas perkara Jimmy Rimba Rogi kini berada di tangan Panwaslu Manado.
Merekalah yang berwenang meneliti kembali dokumen Imba serta memutuskan, apakah Imba aman atau gugur.
Komisioner Panwaslu Manado Stanley Kho Walandouw mengatakan, pihaknya akan bertolak menuju Jakarta Selasa ini untuk berkonsultasi dengan sejumlah lembaga terkait masalah Imba.
"Kami akan ke Bawaslu Pusat, KPU RI, Lapas Sukamiskin serta kantor Kemenkumham," kata dia.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah melakukan klarifikasi dengan pihak KPU Manado.
Hasilnya, KPU Manado bersikeras telah bertindak sesuai aturan.
"Mereka katakan mengacu pada SK Kemenkumham yang menyatakan Imba bebas akhir pada tahun 2014," kata dia.
Dikatakan Walandouw, pihaknya tidak akan melakukan penelitian dokumen lagi, pasalnya dokumen sudah diferivikasi pada tahapan sebelumnya.
Panwaslu Manado hanya akan melakukan konsultasi.
Menurut Walandouw, pihaknya punya waktu lima hari plus tujuh hari tambahan untuk menyelesaikan perkara tersebut. Hasilnya akan diumumkan lewat konferensi pers.
Ia tak memungkiri jika hasil klarifikasi bisa berujung pada dianulirnya Imba dari pencalonan.
"Semuanya tergantung dari hasil," kata dia.
Pada kesempatan itu Walandouw meluruskan beberapa hal diantaranya surat Bawaslu RI.
Menurut dia, surat Bawaslu tersebut adalah surat pelimpahan penyelesaian laporan dugaan pelanggaran.
Dikatakannya, surat itu dikeluarkan oleh Bawaslu RI setelah adanya gugatan Perludem.
Surat itu diserahkan ke Bawaslu Sulut serta Panwaslu Manado. Maksudnya, agar kedua lembaga itu menyelesaikan dugaan pelanggaran.
"Opini yang berkembang adalah surat itu memerintahkan agar calon langsung dianulir padahal tidak demikian," kata dia.
Ia pun menghimbau masyarakat tetap tenang. Dikatakannya adalah salah kaprah menyamakan kasus Imba dengan Elly Lasut.
Dia menjamin, Panwaslu Manado akan bekerja sesuai aturan.
"Kami terus bekerja, tidak berdiam," ujar dia. Stanley memberi apresiasi kepada Perludem serta lembaga lainnya yang melaporkan Jimmy Rimba Rogi.
Hal itu menandakan jalannya pengawasan. "Memang pengawasan adalah tugas semua orang," ujar dia.
Sementara itu, informasi yang dihimpun Tribun Manado, Imba masih berada di Jakarta.
Sumber dekat Imba menuturkan, keberangkatan Imba ada kaitan dengan keluarnya surat edaran Bawaslu itu. "Memang untuk maksud itu," kata dia.
Ketua DPC Golkar Manado versi Agung Laksono mengatakan, masalah yang tengah dialami Imba tidak mempengaruhi kesolidan partai Golkar serta partai pengusung untuk mencalonkan Imba.
"Kami berpatokan pada KPU Manado yang menyatakan Imba sah," kata dia.
Sejumlah pendukung Imba mengucapkan ikrar setia pada Imba. "Kami tetap di belakang pak Imba," kata Roni, pendukung setia Imba di Mapanget.
Menurut Roni, dirinya serta ratusan pendukung lainnya di sana tak akan pindah ke lain hati.
Disebutnya, serangan terhadap Imba justru makin menaikkan popularitas Imba. "Makin dihambat makin merambat," kata dia. (Tribun Manado/Arthur Rompis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/imba-vs-bawaslu_20150927_084024.jpg)