Citizen Journalism
"Kru KPU Dilarang Sakit"
Menurut Sigit, jangankan operator dan staf KPU di seluruh Indonesia yang tidak mendapat perhatian, terutama jaminan keamanan dan kesehatan.
Editor:
Laporan Anggota KPU Kotamobagu Asep Sabar dari Surabaya
TRIBUNAMANADO.CO.ID, SURABAYA – Kerja tak mengenal waktu dan hari libur kru KPU nampaknya belum mendapat reward dari pemangku kebijakan.
Penegasan tersebut disampaikan Sigit Pamungkas, Komisioner KPU RI, saat menjawab rekomendasi yang disampaikan peserta Raker Penggunaan Data Mutarlih di Hotel Shangri La, Surabaya, Kamis (17/9/2015) malam.
Menurut Sigit, jangankan operator dan staf KPU di seluruh Indonesia yang tidak mendapat perhatian, terutama jaminan keamanan dan kesehatan, komisioner KPU sendiri boleh dibilang “dilarang sakit”.
“Karena memang kita tidak mendapat asuransi sama sekali dalam menjalankan tugas menyelenggarakan pemilihan umum, termasuk pemilu kepala daerah,” tegasnya.
Menurut Sigit, itulah konsekuensi logis yang harus kita jalani. “Namun demikian apa yang kita lakukan dalam mengelola pemilu sejak pileg, pilpres, hingga pilkada serentak kali ini, sudah memberikan banyak prestasi yang membanggakan. Semua itu berkat kerja keras kita semua.”
Sebagaimana diketahui, peserta raker yang juga operator serta komisioner KPU Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang membidangi data pemilih sebelumnya sempat menyampaikan beberapa point penting terkait rapat yang digelar selama tiga hari di Surabaya ini, salah satunya adalah meminta jaminan keamanan dan kesehatan.
“Kami kalau kerja kan tidak kenal waktu, bahkan sampai larut malam. Operator maupun komisioner yang perempuan terpaksa harus pulang malam tanpa diantar. Persoalan seperti ini seharusnya mendapat perhatian. Demikian juga dengan kesehatan, karena jumlah operator terbatas, mereka diminta untuk terus bekerja meski sakit, agar jadwal tahapan tidak terlewati,” kata seorang peserta.
Kondisi fisik operator maupun staf memang harus menjadi perhatian. Di Kotamobagu, kami, Komisioner KPU Kotamobagu, selalu mengingatkan para operator dan staf untuk senantiasa menjaga kesehatan dan bekerja sesuai kemampuan, tidak perlu dipaksakan. Kalau memang sudah lelah atau tanda-tanda sakit, sebaiknya istirahat. Untuk itu gunakan waktu sebaik-baiknya jangan sekali-kali menunda pekerjaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/asep-sabar_20150622_161814.jpg)