Pendeta Sumakul Buka Sidang Tahunan PK/B Sinode GMIM
"Tuhan mencipta dan terus menciptakan, bekerja terus untuk memelihara ciptaan-Nya, termasuk kita," jelas dia.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Ketua Sinode GMIM Pendeta HWB Sumakul buka konsultasi Pria Kaum Bapa (PK/B) Sinode GMIM, di jemaat GMIM Efata Tompaso, wilayah Tumompaso Satu, Sabtu (12/9/2015).
Ibadah diawali dengan peresmian pendopo jemaat GMIM Efata Tompaso, yang kemudian diserahkan untuk menjadi aset GMIM. Setelah itu, ibadah dilanjutkan di dalam gedung gereja untuk ibadah.
Nampak pada ibadah pembukaan tersebut, hadir Jantje Sajow Bupati Minahasa, Roy Roring Kepala Bappeda Sulut, ketua PK/B GMIM Steva BAN Liow, AKBP Jems Bokko dari Polda, dan beberapa pejabat Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa, juga para perwakilan kaum bapa di se Sinode GMIM.
Dalam khotbahnya, Pendeta HWB Sumakul mengatakan, bahwa PK/B ini muncul dengan berbagai macam perbedaan, dan disatukan dengan visi dan misi dari Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala Gereja.
"Tuhan mencipta dan terus menciptakan, bekerja terus untuk memelihara ciptaan-Nya, termasuk kita," jelas dia.
Ia menambahkan, visi tersebut yang kemudian dijabarkan dalam program kerja."Kita berada di sini untuk melakukan evaluasi program pelayanan, dan kita mohon kepada Tuhan visi yang baik, yang akan kita laksanakan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga, dilantik dan diutus organisasi Panji Yosua PK/B GMIM yang beranggotakan 19 orang, yang akan berfungsi menangani semua permasalahan sosial, yang terjadi di GMIM.
"Organisasi ini tidak berkonotasi politik, tapi bisa berimplikasi politik, dimana ada kerusuhan yang mengganggu gereja, mereka yang turun, dan akan menghadapi juga semua permasalahan sosial, seperti kehancuran moralitas, mengatasi masalah kemiskinan, juga permasalahan lainnya," jelas dia.
Sementara itu, Roy Roring Kepala Bappeda Sulut saat menyampaikan sambutan Gubernur mengatakan, sangat mengapresiasi konsultasi tahunan tersebut."Semoga dengan komitmen iman, mampu berikan kontribusi untuk mewujudkan visi Yesus Kristus," jelasnya.
Ia menambahkan, PK/B terbangun dari berbagaimacam perbedaan, tapi melalui KasihNya bisa dilaksanakan konsultasi tersebut.
"Apa yang dialami merupakan kasih Tuhan, dan saatnya kita membalas kasih Tuhan, dengan memaknai konsultasi dengan melakukan evaluasi program kerja," kata dia.
Diharapkan, bahwa konsultasi tahunan ini bisa menghasilkan program kerja yang efektif untuk bersinergo dengan jemaat dan pemerintah.
"Turut memberikan kontribusi dengan menjawab semua permasalahan, serta mewujudkan masyarakat, dan jemaat yang berdaya saing," jelas dia. Usai ibadah, dilanjutkan dengan diskusi. (tribunmanado/alpen martinus)
Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id, menyajikan lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini. Follow Twitter @Tribun_Manado dan Like fanpage kami di Tribun Manado Sharing Community. TribunManadoNomor1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pendeta-sumakul-resmikan-pendopo-jemaat-gmim-efata-tompaso_20150912_160552.jpg)