Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terbakar, Kantor Lurah Wanea Pindah di Kantor Camat Wanea Lama

Kantor lurah pun ikut terbakar. Beberapa waktu lalu juga, tepatnya 12 Mei kemarin, Kantor Lurah Wanea di Jalan Babe Palar terbakar.

Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE/YOUTUBE
Kantar Lurah Wanea pindah sementara di Kantor Camat Wanea yang lama, Senin (7/9/2015). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Musim kemarau yang berkepanjangan di Kota Manado menyebabkan banyak masalah, mulai dari kekeringan hingga kebakaran.

Kantor lurah pun ikut terbakar. Beberapa waktu lalu juga, tepatnya 12 Mei kemarin, Kantor Lurah Wanea di Jalan Babe Palar terbakar, namun hingga saat ini, Senin (7/9/2015), mereka tetap bekerja melayani masyarakat seperti pada umumnya.

"Setelah peristiwa itu, besoknya kantor kami sudah jalan, meski fasilitasnya tidak lengkap. Kalau tidak pasti masyarakat komplain," tutur Lurah Wanea Agus Victor Panekenan, saat ditemui di ruang kerjanya, di eks Kantor Camat Wanea, Jalan Babe Palar nomor 23.

Mereka melakukan pelayanan di ruang utama bangunan itu, hanya tersedia beberapa tempat duduk tunggu untuk pengunjung, dan tiga kursi plastik merah di depan meja pelayanan.

Kemudian, meja kerja sekretaris kelurahan hanya dipisahkan dengan sekat dari bahan tripleks, dan hanya terlihat satu lemari kecil yang mereka gunakan sebagai tempat penyimpanan.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, seluruh barang dan berkas penting seperti buku register ikut terbakar.

Seharusnya untuk pelayanan, kata dia, ada lemari arsip, komputer, kursi nyaman untuk pengunjung atau tamu khusus, dan sebagainya.

Namun, di ruangan lurah terasa sejuk karena ada satu unit air conditioner (AC) yang sedang menyala.

Menurut Panekenan, AC tersebut merupakan barang pengadaan 2015.

"Beruntung saat terjadi peristiwa kebakaran, AC ini belum sempat dibawa ke kantor sehingga tidak terbakar. Jadi dipasang di sini," bebernya yang duduk di belakang meja kecil yang tampak sangat sederhana di ruang yang tampak kosong itu.

Ia menambahkan, ketika mereka datang ke tempat itu, bangunan milik provinsi itu kosong karena tak dihuni. Pada hari pertama pindah, mereka pun membersihkannya, kemudian datang bantuan seperti meja dan kursi yang diberikan masyarakat untuk pelayanan.

"Kami sudah ajukan, melalui Dinas PU Manado, kantor kami menjadi skala prioritas untuk dibangun lagi. Mudah-mudahan kantor kami cepat diperbaiki kembali," harap dia.

Sementara, di luar ruangannya ada beberapa pengunjung yang sedang dilayani, tampak tenang. Di luar kantor, tersedia halaman parkir yang cukup luas, dan sejuk karena ada pohon rindang.

Dari amatan Tribun Manado, di kantor lama mereka yang tak jauh dari kantor sementara, tampak belum dibersihkan dan masih digaris polisi.

Namun di dekat pintu masuk mereka tancapkan kertas yang dilaminating bertuliskan "Kantor Lurah Wanea pindah sementara di Kantor Camat Wanea yang lama, arah ke bawah kurang lebih 400 meter". (tribunmanado/alexander pattyranie)

Ikuti berita-berita terbaru di tribunmanado.co.id, menyajikan lengkap berita-berita nasional, olah raga maupun berita-berita Manado terkini. Follow Twitter @Tribun_Manado dan Like fanpage kami di Tribun Manado Sharing Community. TribunManadoNomor1

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved