Demi Bokong Seksi, Wanita Ini Tewas Pasca Operasi Plastik
“Ini adalah hal yang gila! Orang-orang khawatir tentang kecantikan mereka dan mengorbankan kesehatan mereka hanya untuk menjalani pembedahan."
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang perempuan asal Kolombia meninggal dunia pasca operasi silikon di bokong.
Katherine Castano Orozco. Ia seorang ibu muda berusia 30 tahun meninggal dunia pasca operasi silikon di bokong yang menyebabkan terjadinya komplikasi.
Seperti yang dilaporkan oleh Central European News, Katherine meninggal dunia karena mengalami tromboflebitis 20 hari setelah operasi dilakukan.
Tromboflebitis adalah kondisi dimana biasanya terjadi di area ketika pembekuan darah menghalangi satu atau lebih vena, yang akhirnya menyebabkan vena meradang dan menjadi hangat atau lembut.
“Operasi, trauma dan aktivitas berkepanjangan semua bisa menyebabkan tromboflebitis pada siapapun,” menurut para pakar dari Mayo Clinic.
Katherine yang berasal dari Kolombia dikabarkan telah mengalami pendarahan yang meningkat dari waktu ke waktu, sebelum orang di sekelilingnya menyadari adanya sesuatu yang tidak beres.
Peristiwa kematian perempuan pasca pemasangan silikon ini menjadi kasus kelima perempuan yang sekarat akibat menjalani operasi plastik, terutama di sepanjang tahun 2015 di Kolombia.
“Ini adalah hal yang gila! Orang-orang khawatir tentang kecantikan mereka dan mengorbankan kesehatan mereka hanya untuk menjalani pembedahan estetika dan kosmetik,” ujar Fernando Gutierrez dari lembaga kesehatan kota Cali kepada CEN.
Diakuinya, saat ini ada kebutuhan mendesak untuk mengidentifikasi dan mendaftar penyedia operasi plastik untuk estetika. Sejauh ini, di kota Cali, Kolombia telah terdaftar 340 penyedia layanan operasi plastik bagi para perempuan atau pria yang berminat. (Nova/Mirror)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-operasi-bokong_20150815_142157.jpg)