Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ngeri! Ratusan Ribu Mayat Digusur untuk Bangun Mall dan Jalan

Ratusan ribu mayat telah ditarik dari tanah untuk membuka jalan bagi pembangunan mall, jalan dan blok apartemen .

Penulis: Fransiska_Noel | Editor: Fransiska_Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, SINGAPURA - Ratusan ribu kuburan telah digali di negara kecil ini untuk membuka akses bagi pembangunan untuk jalan, rumah-rumah dan pusat perbelanjaan .

Singapura merayakan 50 tahun kemerdekaan, konservasionis berpendapat warisan tidak perlu dikorbankan untuk sebuah kemajuan.

Ditumbuhi dan penuh dengan daun-daun kering , Bukit Brown adalah pemakaman cukup terkenal  Singapura. Banyak wisatawan berkunjung di sini.

Lahan seluas 200 hektar yang merupakan salah satu ruang hijau dan rumah bagi seperempat dari spesies burung - dan tempat peristirahatan terakhir untuk lebih dari 100.000 orang berubah menjadi tempat paling mengerikan.

Ratusan ribu kuburan di tempat ini telah digali  untuk lahan pembangunan  jalan raya.

Bisnis mengerikan ini bukanlah hal baru .

Di Singapura, ratusan ribu mayat telah ditarik dari tanah untuk membuka jalan bagi pembangunan mall, jalan dan blok apartemen .

Sebagai negara yang menandai 50 tahun sejak kemerdekaan, bagaimanapun, pertanyaan yang akhirnya muncul ialah tentang bagaimana melestarikan apa yang sudah ada sebagai sedikit warisan yang telah ditinggalkan untuk Singapura .

PEMAKAMAN

Di kota di mana banyak bangunan yang baru , pemakaman kian langka.

Terlebih lagi , kebiasaan mengunjungi dan beribadah di makam leluhur mulai menjadi asing bagi penduduk Cina Singapura .

Pihak berwenang mengatakan menggali Bukit Brown untuk pembangunan jalan akan mengurangi kemacetan dari Pan-Island Expressway.

Kementerian Pembangunan Nasional (MND) sedang mempertimbangkan mengubah semua Bukit Brown menjadi perumahan pada tahun 2030.

Cara kremasi kemudian menjadi pilihan yang mau tak mau harus diambil karena kian sempitnya lahan pekuburan.

Hanya ada satu pemakaman masih tersisa. Di pemakaman Chua Chu Kang, dibagian barat Singapura.

Di sini harga yang dipatok antara 315 sampai 940 dolar Singapura per orang dewasa.

Tapi, seperti kebanyakan terjadi di negara-kota, makam-makam disini pun ada tanggal kedaluwarsa.

Di bawah Kebijakan Burial Baru 1998, Anda dapat menyewa plot hanya untuk maksimal 15 tahun. (The Guardian)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved