Lapangan Polda Sulut Dihujani Peluru
Burung hantu atau lebih dikenal dengan Manguni adalah burung handal pembasmi hama.
Penulis: Finneke | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Burung hantu atau lebih dikenal dengan Manguni adalah burung handal pembasmi hama. Burung yang menjadi lambang tanah Minahasa ini juga memiliki penglihatan yang tajam.
Filosofi burung Manguni ini diharapkan bisa melekat pada tim Manguni Resor Mobile (Resmob) Polda Sulut yang baru saja dilaunching Jumat (6/8) di Lapangan Polda Sulut. Manguni dimaksudkan sebagai anggota tim di bawah asuhan langsung Direskrimum Kombes Pol Pitra Ratulangi, dan hamanya adalah para penjahat.
Dalam upacara peresmian yang dipimpin langsung Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, tim ini melakukan tiga skenario simulasi memberantas penjahat di Sulut. Skenario pertama yakni penangkapan pelaku pecah kaca mobil.
Pada aksi pertama, pelaku pecah kaca dengan mudah melakukan aksinya. Tim Manguni I kemudian mendapat laporan tentang kejadian tersebut. Pada aksi kedua, tim manguni berhasil menangkap basah aksi mereka.
Salah seorang berhasil dilumpuhkan di tempak kejadian perkara, sementara satunya melarikan diri dengan sepeda motor. Terjadi aksi kejar-kejaran dengan motor. Tim membuang tiga tembakan, baru pada tembakan ketiga pelaku lumpuh dan berhasil ditangkap.
Skenario kedua yakni penangkapan pelaku pencurian motorDi aksi kedua yang dilakukan tim Manguni II, memperlihatkan atraksi mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi, serta keahlian bela diri anggota tim. Mobil tim dan pelaku sama-sama melaju kencang, terlihat aksi drift dari mobil polisi. Setelah pelaku terkepung, terjadi saling pukul baru bisa dilumpuhkan.
Adegan ketiga berkaitan dengan pengamanan Pilkada 9 Desember 2015 nanti. Skenarionya, anak salah seorang calon kepala daerah diculik oleh sekelompok orang. Tim Manguni III mengejar para pelaku yang menggunakan mobil. Skill mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi dan bela diri kembali dipertontonkan hingga pelaku lumpuh.
Dari ketiga adegan tersebut, lapangan Polda Sulut seperti dihujani peluru. Terjadi aksi saling nembak antara Manguni dan para penjahat. Aksi-aksi yang diperagakan mengundang decak kagum peserta upacara. Warga yang menonton dari luar lapangan pun terpukau dengan aksi heroik tim Manguni yang tampil maksimal dan terlihat nyata.
Kapolda berharap seluruh personel tim Manguni Polda Sulut agar menjalankan tugas secara profesional, simpatik namun tegas. Sehingga tercipta situasi yang aman dan nyaman di daerah Bumi Nyiur Melambai.
Beberapa bulan sebelum diresmikan, tim ini telah berhasil mengungkap puluhan kasus kejahatan, yang mengantarkan Polda Sulut berada pada posisi 10 terbaik nasional Satgas 2 Polri dalam Program Nawa Cita presiden RI dan Program 100 Hari Kapolri.
Tim yang memiliki motto "Kami tidak kelihatan, namun hasil kami nyata" ini terbagi dalam tiga tim kecil, yang memiliki spesifikasi masing-masing. Nantinya tim Manguni akan bersinergi dengan timsus lainnya di Polda Sulut dan Polres serta Polresta jajaran guna memberantas penyakit masyarakat dan tindak kejahatan.
Pada kesempatan ini, Kapolda juga membuka kegiatan Rakor Penyidikan Tindak Pidana Pemilukada Sulut Tahun 2015. Rakor bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, wawasan, keterampilan serta pemahaman bagi para penyidik dalam melakukan penyidikan tindak pidana pemilukada.
Kapolda berharap, melalui rakor ini akan terbangun kesamaan pemahaman, visi dan persepsi antara Polri, Kejaksaan, Bawaslu, Pengadilan serta unsur pelaksana lainnya yang tergabung dalam sentra penegakan hukum terpadu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/aksi-tim-manguni-saat-launching_20150808_000603.jpg)