47 Angkatan Hadir di HUT ke-50 SMAGIR

Ribuan orang berseragam warna warni hingga pakaian ala koboi diperlihatkan oleh para alumni SMA Negeri Girian (Smagir)

TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Meriah dan penuh kekeluargaan HUT Emas Smagir ke 50 dan reuni akbar menghadirka 47 angkatan. 

Laporan wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Ribuan orang berseragam warna warni hingga pakaian ala koboi diperlihatkan oleh para alumni SMA Negeri Girian (Smagir) saat menghadiri pelaksaan HUT Emas ke 50 sekaligus reuni akbar 47 angkatan sekolah yang kini bernama SMAN 1 Bitung, Sabtu (1/8).

Mengawali kegiatan dilakukan ibadah syukur yang dipimpin Pdt Dorry Lantang Luntungan M.Th dan Pdt Oldy Watung Megawe S.Th dengan mengambil pembacaan Alkitab dalam kitab Yeremia 17:5-8, tanggan untuk melayani kasih untuk mengasihi.

"Dengan ini berkarya dan berkiprah belajar dan berjalan serta berkiprah bersama dengan Tuhan pasti akan selalu dimenangkan baik dalam kehidupan dan iman," ucap Pdt Dorry.

Dalam pelaksanaan HUT Emas dan reuni akbar Smagir dari sekian banyak seragam yang dikenakan oleh para alumni, panik unik dan dipersiapkan secara matang kostum yang dikenakan oleh alumni angkatan 1993 mengambil tema pakaian ala Koboi Amerika lengkap dengan topi Kobi dan kain melilit di leher serta sepatu koboi.

Kepala sekolah SMAN 1 Bitung atau populer dengan sebutan Smagir Dra Fonny Tumundo S.Pd dalam sambutannya tak menampik suasana berisik akibat aksi-aksi para alumni yang terlibat kangen-kanggenan dan foto-foto selfie selama kegiatan. "Sulit diredup apa yang dilakukan para alumni yang dipertemukan dari berbagai angkatan," tutur Tumundo.

Pelaksanaan reuni dan HUT Emas Smagir dapat terlaksana dengan baik setelah dipersiapkan selama empat bulan berkat keterlibatan koordinator umum alumni Maurits Mantiri, angkatan 1993, 1998, guru dan panitia yang dibentuk. "Smagir sudah menghasilkan lulusan sebanyak 14 ribu putra putri terbaik di Kota Bitung berdasarkan data yang ada di sekolah yang terletak di Kelurahan Girian Weru. Penyelenggaraan ini adalah koordinator umum Almuni Maurits Mantiri, panitia di sekolah dan guru-guru," tandasnya.

Koordinator umum Almuni Maurits Mantiri alumnus angkatan 1984 memberikan motivasi bahwa kegiatan akbar ini tidak berlalu begitu saja, ini membuka tabir perkembangan dunia pendidikan yang setiap hari berubah. "Membangun dunia pendidikan tidak berhenti pada sosok pelajar dan murid tetapi para alumnus," kata Mantiri.

Lewat gagasan Panitia dan Jemmy Ringkuangan dari angkatan 1993 apa yang akan diberi untuk sekolah. tahap awal masing-masing angkatan beri cinderamata untuk tunjang pendidikan hingga akan berlanjut pada keberadaan alumni akan dilembagakan akan bekerja dan terpadu.

Mewakili Gubernur Provinsi Sulut
Kepala Biro Umut Setda provinsi Jemmy Ringkuangan alumni 1993 mengatakan ini merupakan era emas atau Golden years untuk Smagir, pada kesempatan itu ketua KNPI Minahasa ini memberikan kesaksian hidupnya selama sekolah. "Sebelum saya berdiri diatas panggung mewakil gubernur Sulut, dulu semasa saya sekolah pernah menjadi penarik bendi, menjadi penjual es mambo hingga bisa sukses kerja keras kerja tuntas dan iklas," katanya.

Pada kesempatan ini pemerintah Provinsi Sulut memberikan 50 beasiswa untuk siswa yang berprestasi di SMAN 1 Bitung, bantuan kasih yang disepakati oleh alumni ini bukan hanya ceremony saja melainkan empati lewat kontribusi untuk sekolah, siswa dan masuarakat sekitar atas Nama Pemprov Sulut memberikan bantuan sosial. "Selain itu seluruh angkatan memberikan cinderamata untuk sekolah. Seperti LCD, komputer, laptor, bahan bangunan dan bantuan lainnya," tukasnya.

Hadir dalam HUT emas Smagir ke 50 dan reuni akbar Wakil walikota Bitung Max Lomban, Ketua Komite Sekolah Fabian Kaloh, mantan Ketua DPRD Bitung Santy G Luntungan

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved